![]() |
| Foto: Ilustrasi kanker usus besar (Getty Images/Panuwat Dangsungnoen) |
Seorang wanita asal California menekuni karier di bidang kebugaran, menjalani pola makan sehat, dan membantu orang-orang untuk memprioritaskan kesehatan. Namun, dirinya justru dikejutkan dengan diagnosis kanker usus besar.
Dikutip dari laman NYPost, Maria Kang, yang sekarang berusia 46 tahun, mengatakan bahwa diagnosisnya benar-benar mengubah pemahaman tentang arti sehat.
"Ini benar-benar mengejutkan, karena saya adalah orang paling sehat yang saya kenal," ujarnya.
"Saya ingin menyalahkan makanan, tetapi saya tidak makan makanan yang buruk. Saya menyaring air minum saya. Tidak ada alasan mengapa saya terkena kanker ini."
Namun, di masa lalu, Kang mengatakan dia mengalami masalah pencernaan terus-menerus sejak masa remaja. Kondisi yang dialaminya termasuk sembelit kronis dan perut kembung yang memburuk karena stres.
"Tidak peduli berapa banyak pil serat atau obat pencahar yang saya minum, tetap saja butuh waktu lama untuk buang air besar," katanya. "Jadi, itu adalah perjalanan yang terus berlanjut sepanjang hidup saya."
Selama bertahun-tahun, dia meyakinkan diri bahwa itu hanya masalah pencernaan yang harus dia hadapi. Namun, ternyata tidak.
"Satu hal yang saya sadari adalah kita menormalisasi masalah, dan kita pikir itu tidak apa-apa, tetapi sebenarnya tidak," katanya.
"Pencernaan seharusnya seperti bernapas. Seharusnya seperti menghirup dan mengembuskan napas. Seharusnya sederhana. Tetapi ternyata tidak sederhana."
Terdapat tumor yang terdeteksi setelah tindakan kolonoskopi. Kang mengatakan, awalnya dia menjalani pendekatan holistik selama 12 minggu, namun tumornya tidak menyusut dan bahkan malah sedikit membesar.
Kemudian, pada tahun 2024, dia menjalani pengobatan FOLFOX, kombinasi obat kemoterapi yang digunakan untuk mengobati beberapa jenis kanker saluran pencernaan.
Setelah sekali perawatan, Kang mengunjungi ruang gawat darurat ketika stoma kolostominya tertarik ke dalam. Hasil pemindaian menunjukkan bahwa tumor telah menyusut secara signifikan. Dia kemudian meminta untuk menghentikan kemoterapi dan memilih menjalani operasi.
Kang menjalani operasi besar untuk mengangkat tumor dan sekitar 30 cm usus besarnya, bersama dengan beberapa organ reproduksi dan usus buntu. Dia juga sempat membutuhkan kolostomi dan ileostomi.
Namun kini, Kang mengatakan hasil MRI-nya menunjukkan tidak ada massa yang mencurigakan. Dia menjalani pemeriksaan darah dan pemindaian rutin setiap enam bulan.
"Sebagian besar yang tersisa tampaknya terkait dengan penyembuhan pascaoperasi dan peradangan," ujarnya. "Karena riwayat kesehatan saya, dokter terus memantau, tetapi saya belum secara resmi dinyatakan NED (No Evidence of Disease atau tidak ada bukti penyakit)."
Secara keseluruhan, Kang ingin orang-orang tahu bahwa menjaga kebiasaan sehat tidak menghilangkan kemungkinan terkena kanker.
"Hal itu bisa terjadi pada siapa saja, itulah kesadaran yang paling menyadarkan," katanya.
"Anda mungkin berpikir Anda masih muda dan sehat dan ini tidak akan terjadi pada Anda, tetapi dunia saat ini sangat tidak terduga. Apa pun bisa terjadi pada siapa pun."
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Jalani Pola Hidup Sehat, Wanita Ini Kaget Didiagnosis Kanker Usus Besar Stadium 4"
