![]() |
| Foto: BMC Cardiovascular Disorder, 2026. |
Kondisi medis tak biasa terkadang baru terungkap saat seseorang memeriksakan keluhan yang tampak tidak berkaitan. Hal itu dialami seorang pria berusia 35 tahun di China yang datang ke rumah sakit dengan keluhan saat buang air kecil.
Alih-alih hanya menemukan masalah pada saluran kemih, dokter justru menemukan sejumlah benda asing berbahan logam di tubuhnya. Salah satunya berupa jarum jahit yang menancap hingga ke jantung.
Pasien yang diketahui memiliki disabilitas intelektual tersebut awalnya datang dengan keluhan nyeri saat buang air kecil disertai darah pada urinenya.
Anehnya, saat diperiksa, tanda-tanda vital pria tersebut masih dalam batas normal. Sistem kardiovaskularnya pun masih berfungsi dengan baik seolah tak ada gangguan berarti.
Namun, hasil pemindaian radiologi menunjukkan hal yang bikin geleng-geleng kepala. Dokter melihat adanya bayangan asing di area dada pasien.
Pemeriksaan CT scan lanjutan pada area dada, perut, hingga panggul mendeteksi keberadaan sejumlah benda asing berbahan logam, yang tersebar di beberapa titik tubuhnya. Mulai dari dinding perut, panggul, tulang dan otot pinggul, area penis, hingga dinding kandung kemih.
Hal yang paling berbahaya, sebatang jarum jahit sepanjang 36 mm (sekitar 3,6 cm) ditemukan telah menembus kantong pelindung jantung. Jarum itu menancap cukup dalam di rongga bilik kiri atau left ventricle.
"Meskipun keberadaan beberapa jarum di dalam tubuh telah dikonfirmasi, baik pasien maupun keluarganya tidak dapat menjelaskan asal-usulnya," tulis tim dokter dari Hunan Provincial People's Hospital dalam laporan kasus yang dipublikasikan di jurnal BMC Cardiovascular Disorders, Senin (7/9/2026).
Terancam Infeksi hingga Bahaya Pendarahan
Keberadaan jarum di organ vital tersebut memicu ancaman serius. Tim dokter khawatir benda tajam berbahan logam itu bisa berpindah posisi, merobek dinding jantung, hingga memicu infeksi berat.
Apalagi, pemeriksaan lebih mendalam menunjukkan bilik kiri jantung pasien sudah mulai membesar, dan mengalami tanda-tanda kelainan awal.
Tak cuma di jantung, jarum-jarum yang bersarang di dinding kandung kemih pasien bahkan sudah mulai diselimuti kerak menyerupai batu ginjal.
Mengingat tingginya risiko pendarahan hebat (intractable hemorrhage) dan kebocoran saluran kencing, tim bedah akhirnya memutuskan untuk mendahulukan operasi pengangkatan jarum di jantung terlebih dahulu. Itu dilakukan sebelum mengeksekusi jarum-jarum di area kandung kemih.
Fenomena 'Self-Embedding'
Hingga saat ini, belum diketahui pasti bagaimana puluhan jarum tersebut bisa masuk ke dalam tubuh sang pasien. Tetapi, tim medis menduga hal tersebut berkaitan dengan aksi menyakiti diri sendiri secara sengaja yang dikenal dengan istilah 'self-embedding behavior'.
Kondisi 'self-embedding' biasanya berkaitan erat dengan gangguan kesehatan mental atau masalah psikologis tertentu, seperti skizofrenia atau depresi berat. Dugaan ini makin kuat mengingat dua tahun lalu, pasien tersebut juga pernah menjalani operasi pengangkatan dua benda mirip jarum dari dalam perutnya.
Dokter menyebut kasus jarum yang menembus jantung tanpa memicu gejala khas kardiovaskular sangatlah langka dan sulit terdiagnosis (clinically occult). Organ jantung bahkan bisa tetap berdetak normal tanpa keluhan hingga berbulan-bulan atau bertahun-tahun, sebelum pasien akhirnya menyadari bahaya yang mengintip.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Bikin Ngilu! Jarum Jahit Sepanjang 3,6 Cm 'Nyangkut' di Jantung Pria Ini"
