![]() |
| Foto: Devandra Abi Prasetyo/detikHealth |
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah mengumpulkan tim ahli di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menangani siswi asal Karo, Sumatera Utara, yang diduga menjadi korban program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menkes menjelaskan tim ahli yang dikumpulkan, yaitu dokter spesialis anak, ahli neurologi, psikiater anak, dan ahli penyakit dalam.
"Saya sudah mengumpulkan tim RSCM karena sesuai dengan arahan dari Pak Wakil Presiden (Gibran Rakabuming)," kata Menkes Budi ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Antara, Rabu (16/9/2026).
Selain itu, kolegium anak juga dipanggil untuk melakukan pemeriksaan secara keseluruhan.
"Mereka sudah bekerja, harusnya hasilnya sebentar lagi keluar. Kenapa saya tidak mau berspekulasi? Karena lebih baik ahli yang menjawab," jelasnya.
Menurut Menkes, hasil pemeriksaan akan keluar dalam satu atau dua hari ke depan.
Sebelumnya, dua siswi asal Karo yang diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi MBG, Febiona Br Purba dan Agnesia Parulina Br Slitonga Febiola, dipindahkan perawatannya dari Sumatera Utara ke RSCM, Jakarta.
Keduanya diberangkatkan pada Sabtu (12/9) menggunakan pesawat komersial dengan didampingi oleh orang tua dan tenaga medis.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasien mendapat pemeriksaan, dan penanganan medis lebih lanjut secara optimal," ucap Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution setelah mengantarkan kedua pasien di Bandara Internasional Kualanamu.
Bobby menjelaskan langkah itu diambil atas arahan Wapres Gibran dan merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan korban mendapat pelayanan kesehatan secara optimal.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Menkes Kerahkan Tim Ahli RSCM untuk Tangani Penerima MBG yang Diduga Hilang Ingatan"
