Hagia Sophia

02 October 2022

Update COVID-19: 2 Oktober 2022 Kasus COVID-19 Bertambah 1.322 dan 10 Meninggal

istimewa

Jumlah kasus positif COVID-19 bertambah 1.322, Minggu (2/10/2022). Sementara itu, pasien sembuh bertambah 1.575 kasus, meninggal bertambah 10 kasus.

Tercatat ada sebanyak 17.434 kasus aktif, 34.111 spesimen yang diperiksa, dan 1.919 suspek yang diamati.

Dilarang Menggunakan Gas Air Mata di Event Olahraga

istimewa

Sedikitnya 130 orang menjadi korban jiwa dalam insiden kerusuhan di stadion Kanjuruhan, Malang. Praktisi kesehatan olahraga menyoroti standarisasi penanganan insiden dalam pertandingan.

"Tentu saja prihatin terhadap insiden ini, karena buat kita kedokteran olahraga, satu kasus kematian dalam sebuah event olahraga itu sangat besar dan sangat banyak sekali," ujar dr Antonius Andi Kurniawan SpKO, pada detikcom, Minggu (2/10/2022).

Benarkah Minum Air Dingin Bisa Buat Badan Gendut?

Foto: iStock

Beberapa orang yang sedang diet menurunkan berat badan sengaja menghindari minum air dingin. Gegaranya, minum air dingin disebut-sebut bisa bikin seseorang gemuk. Padahal, anggapan tersebut tak benar. Seperti apa penjelasan dokter gizi?

Dokter Spesialis Gizi Klinik dr Cindiawaty J Pudjiadi, MARS, MS, SpGK meluruskan, air minum yang bersuhu dingin seperti air es tidak bisa membuat gemuk. Menurutnya, selama air dingin yang diminum tidak mengandung pemanis, maka tidak akan bikin gemuk.

Benarkah Obat Diabetes Bikin Ginjal Rusak?

Foto: iStock

Mengonsumsi obat adalah salah satu cara untuk mengontrol kadar gula darah yang tak terkontrol dalam tubuh bagi pengidap diabetes. Sayangnya masih banyak yang takut mengonsumsinya karena khawatir bisa merusak ginjal.

Tidak sedikit pasien akhirnya yang ogah meminum obat diabetes karena kabar tersebut. Spesialis penyakit dalam dari RS St Carolus dr Aswin Pramono, MEpid, SpPD menegaskan informasi obat diabetes merusak ginjal hanya mitos.

Polisi Tembakan Gas Air Mata dalam Kerusuhan Kanjuruhan, Ini Dampaknya Bila Terhirup

Antara Foto/Ari Bowo Sucipto, CNN Indonesia

Ratusan orang meninggal dunia di insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Saat kerusuhan terjadi aparat menembakkan gas air mata untuk mengurai massa.

Dilaporkan detikJatim, banyaknya suporter yang menyerbu lapangan direspons polisi dengan menghalau dan menembakkan gas air mata. Tembakan gas air mata tersebut membuat para suporter panik, berlarian, dan terinjak-injak.

Ini Dampak Kekurangan Oksigen di Kerusuhan Kanjuruhan yang Menewaskan 127 Orang

Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

Sebanyak 127 orang tewas dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Dilaporkan 180 orang masih dalam perawatan di rumah sakit.

Kapolda Jawa Timur (Jatim) Irjen Nico Afinta mengungkap penyebab para korban meninggal dunia adalah kekurangan oksigen akibat penumpukkan massa.

Jokowi: Stop Sementara Liga 1

Presiden Joko Widodo, Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berduka atas tragedi Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan 129 orang dalam kerusuhan usai laga Arema FC versus Persebaya. Jokowi memrintahkan PSSI mengentikan sementara kompetisi Liga 1.

"Saya juga memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," kata Jokowi dalam keterangan pers yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (2/10/2022).