Hagia Sophia

05 November 2022

Update COVID-19: 5 November 2022 Kasus COVID-19 Bertambah 4.717 dan 39 Meninggal

istimewa

Indonesia mencatat 4.717 kasus baru COVID-19 hari ini, Sabtu (5/11/2022). Seiring itu, terdapat 2.930 pasien COVID-19 sembuh dan 39 pasien meninggal dunia. Tercatat, kasus aktif COVID-19 di Indonesia kini ada sebanyak 35.903.

Hingga kini, Indonesia telah mencatat total sebanyak 6.517.630 kasus COVID-19 terkonfirmasi. Hari ini, terdapat 52.408 spesimen diperiksa dengan suspek sebanyak 5.174.

Konser NCT 127 Dihentikan Karena Banyak Penonton yang Pingsan, Apakah Penyebabnya?

Foto: Sonia/detikcom

Konser boyband Korea NCT 127 di BSD disetop pihak berwajib lantaran puluhan pengunjung pingsan. Acara tersebut terpaksa diberhentikan dengan faktor pertimbangan keselamatan. Sebelum dibubarkan, konser sempat disetop sementara waktu gegara penonton berdesakan dan mendorong ke arah panggung.

"Pingsan ini ingin mendekat panggung begitu ya, kemudian dorong-dorongan, kemudian akhirnya jatuh pingsan. Kurang lebih 30 orang yang pingsan," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan, dikutip dari detikNews, Sabtu (4/11/2022).

Benarkah Kasus COVID-19 Kembali Naik Karena Omicron XBB? Ini Kata Pakar

Foto: Getty Images/BlackJack3D

Indonesia kini kembali menghadapi lonjakan kasus COVID-19. Diduga, kenaikan kali ini dipicu oleh subvarian Omicron XBB yang diketahui sudah masuk wilayah RI. Namun demikian, pakar belum bisa memastikan bahwa subvarian Omicron ini merupakan biang kerok lonjakan COVID-19 RI kali ini.

"Kita tidak bisa mengatakan kenaikan kasus satu ini karena XBB karena jumlah XBB yg baru dilaporkan masih di bawah 20 kasus, tp kita juga tidak tahu banyak sekali yang batuk pilek demam, nggak memeriksakan diri dan hanya melakukan antigen saja tidak lanjut PCR sedangkan kita nggak tau XBB atau BA.5," ungkap Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Erlina Burhan dalam konferensi pers virtual 'Update Kasus COVID dan Rekomendasi Terbaru IDI', Kamis (3/11/2022).

Beberapa Mitos Terkait Gerhana yang Populer dan Dibantah oleh Sains

Gerhana Bulan (Foto: AP/Ringo H.W. Chiu)

Sudah sejak berabad-abad lalu, manusia menyaksikan fenomena gerhana bahkan sebelum sejarah tertulis. Selama rentang waktu yang panjang ini pemahaman ilmiah kita tentang berbagai fenomena di dunia pun berkembang pesat, termasuk tentang gerhana.

Karena itu, banyak gagasan lama tentang penyebab dan efek gerhana telah digantikan oleh penjelasan terperinci yang ilmiah. Namun demikian, beberapa mitos tampaknya masih sangat resisten terhadap penjelasan sains.

Ini Sejarah dan Asal-usul Nama Microsoft

Foto: detikINET/Rachmatunnisa

Microsoft akrab bagi banyak orang, sebagai sistem operasi komputer yang paling banyak dipakai. Akan tetapi, sudahkan mengetahui arti nama Microsoft berikut sejarahnya?

Jadi pada tahun 1970-an, saat Microsoft belum ada, dua pendirinya yaitu Bill Gates dan sahabatnya Paul Allen, sudah sibuk merintisnya. Nah, mereka mengembangkan apa yang disebut sebagai microcomputer atau microprocessor dan software.

Sejak Diluncurkan, Sony Sudah Jual 25 Juta Unit PS5

Sony berhasil jual 25 juta unit PS5 sejak diluncurkan dua tahun yang lalu Foto: istimewa

Sony baru saja mengumumkan laporan keuangannya untuk kuartal kedua tahun 2022. Raksasa teknologi asal Jepang itu mengungkap mereka telah menjual 25 juta unit PlayStation 5 sejak diluncurkan dua tahun yang lalu.

Selama periode Juli hingga 30 September 2022, Sony berhasil menjual 3,3 juta unit PS5. Jumlah itu sama dengan yang mereka jual pada periode yang sama setahun sebelumnya.

Puluhan Pengunjung Pingsan, Konser NCT 127 Dihentikan Pihak Berwajib?

Konser NCT127 dihentikan imbas banyak penonton pingsan. (Foto: Sonia/detikcom)

Menyusul tragedi pesta Halloween Itaewon di Korea Selatan yang merenggut banyak nyawa diduga akibat henti jantung, kemarin heboh kabar konser NCT 127 di BSD disetop pihak berwajib lantaran puluhan pengunjung pingsan. Diketahui, penonton sempat saling mendorong ke depan mendekati panggung. Lantas jika sudah terjadi demikian, apa yang seharusnya dilakukan?

Spesialis jantung dan pembuluh darah dari Siloam Hospital Semanggi dr Vito A Damay, SpJP menjelaskan, sebetulnya tak perlu menunggu 'chaos' untuk mengambil tindakan. Jika dirasa sudah tak kondusif, sebaiknya segera putar balik, melawan arah yang dituju kerumunan.