Hagia Sophia

18 August 2025

Dampak Letusan Krakatau 1883 Hingga ke Eropa dan Amerika

Gunung Anak Krakatau. Foto: Reuters

Pada 1883, musim gugur di Eropa dan Amerika mengalami fase yang sangat berbeda. Saat senja, Matahari terbenam dan terbit bersinar dengan warna merah terang, diselingi kilatan hijau dan ungu. Ketika malam tiba, Bulan memancarkan rona biru yang aneh.

Penyebabnya adalah letusan gunung Krakatau di Indonesia. Ya, dampaknya terlihat hingga ke Eropa dan Amerika. Letusan Krakatau di tahun itu menjadi salah satu letusan gunung berapi paling mematikan dan paling merusak dalam sejarah.

Kiper Pertama Korban Aturan Baru di Premier League

Foto: REUTERS/TONY O BRIEN

Premier League alias Liga Inggris punya aturan baru, yakni suatu tim akan dihukum corner jika kipernya delapan detik memegang bola. Martin Dubravka kena!

Tottenham Hotspur vs Burnley berlangsung pada Sabtu (16/7) malam WIB di pekan pertama Liga Inggris musim 2025/2026. Tottenham memang telak 3-0.

Hojlund Bersedia Pindah ke AC Milan dengan Syarat....

Rasmus Hojlund. Foto: REUTERS/Phil Noble

Penyerang Manchester United Rasmus Hojlund mulai terbuka denga opsi pindah ke AC Milan. Namun pemain asal Denmark itu enggan jika sekadar dijadikan 'barang pinjaman'.

Dilaporkan La Gazzetta dello Sport pada Minggu (17/8/2025), Hojlund lebih suka pindah permanen atau dipinjamkan ke Milan dengan kondisi diakuisisi Rossoneri tahun depan. Ia tak mau terjebak dalam situasi ketidakpastian.

Luis Diaz Cetak Gol Perdana di Bayern dan Selebrasi ala Diogo Jota

Luis Diaz melakukan selebrasi gol ala mendiang Diogo Jota. (Foto: Getty Images/Daniela Porcelli)

Luis Diaz mencetak gol pertamanya bersama Bayern Munich. Dia merayakannya dengan selebrasi khas eks rekan setimnya di Liverpool, mendiang Diogo Jota.

Final Piala Super Jerman mempertemukan VfB Stuttgart vs Bayern Munich. Pertandingan digelar di Neckarstadion, Minggu (17/8/2025) dini hari WIB.

Kondisi Pemuda Makassar yang Idap Gagal Ginjal, Sudah Cuci Darah 300 Kali

Pasien cuci darah, pertama kali sejak usia 15 tahun. (Foto: TikTok @pejuang.dialisis dengan izin yang bersangkutan)

Kisah Rahmat Putra (18) di Makassar viral di media sosial TikTok. Ia menceritakan pengalamannya menjalani cuci darah sejak usia 15 tahun karena mengidap gagal ginjal kronis stadium lima.

Perjalanan panjang ini ia mulai sejak tahun 2022. Semenjak saat itu, ia harus fokus menjaga kondisi kesehatannya cuci darah sebanyak 3 kali seminggu.

Akibat Suka Minuman Manis, Pemuda Asal Makassar Ini Cuci Darah Sejak Usia 15 Tahun

Pemuda Makassar cuci darah sejak usia 15 tahun. (Foto: TikTok @pejuang.dialisis dengan izin yang bersangkutan)

Seorang pemuda di Makassar, Rahmat Putra (18), menceritakan pengalamannya menjalani prosedur cuci darah atau dialisis sejak berusia 15 tahun. Pada saat itu, ia didiagnosis oleh dokter mengidap gagal ginjal kronis stadium 5.

Rahmat menceritakan, kejadiannya berawal di tahun 2022. Ia mengalami kejang-kejang dan dibawa ke unit gawat darurat rumah sakit. Pada saat itulah ia didiagnosis gagal ginjal kronis.

Sejumlah Kebiasaan yang Tak Disadari Bisa Merusak Ginjal

Foto: Ilustrasi ginjal (Getty Images/sasirin pamai)

Ginjal memiliki banyak fungsi penting dalam tubuh, termasuk ikut membantu mengatur tekanan darah, produksi sel darah merah yang membawa nutrisi penting, dan oksigen ke seluruh tubuh. Masalah pada ginjal biasanya ditandai dengan perubahan kuantitas dan warna urine, muntah, pusing, masalah pernapasan, anemia, kelelahan, bau mulut, sering merasa dingin, rasa sakit yang tiba-tiba muncul di dalam tubuh, dan kulit gatal.

Salah satu pemicunya, adalah dehidrasi. Saat tubuh sering kekurangan air, darah akan terkonsentrasi sehingga hanya ada lebih sedikit aliran darah ke ginjal.