Hagia Sophia

06 December 2023

Kemenkes Periksa Kasus Laporan 3 Anak di DKI Terkena Mycoplasma

Kasus mycoplasma melonjak di China. (Foto: AP/Ng Han Guan)

Sejumlah anak di DKI Jakarta dilaporkan terkena mycoplasma pneumonia. Kementerian Kesehatan RI tengah memverifikasi laporan tersebut dengan menguji sampel di laboratorium.

Penyakit ini belakangan melonjak di sejumlah negara termasuk China, Denmark, hingga teranyar Amerika Serikat. Karenanya, pemerintah ikut meningkatkan kewaspadaan pasca beberapa RS di negara tersebut dibanjiri antrean pasien.

Laporan di DKI didapat dari RS swasta yang melihat gejala klinis pasien mengarah ke mycoplasma pneumonia. Ada tiga anak yang disebut terpapar, belum diketahui usia hingga jenis kelamin pasien.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Imran Pambudi mengaku menerima kabar tersebut. Dirinya menjelaskan kondisi ketiga anak itu tidak membutuhkan perawatan intensif alias nihil gejala berat.

"Mereka gejalanya ringan dan rawat jalan," demikian konfirmasi Imran saat dihubungi detikcom Senin (4/12/2023).

Terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI dr Siti Nadia Tarmizi memastikan pemeriksaan atau verifikasi tengah dilakukan hari ini, Rabu (5/12/2023).

"Masih dilakukan konfirmasi ulang, karena belum ada laporan secara resmi," tutur dr Nadia.

Pihak Dinkes DKI disebutnya masih melakukan penelusuran epidemiologis lebih lanjut terkait kemungkinan mycoplasma pneumonia pada tiga anak tersebut. Alih-alih panik, masyarakat diminta mencegah risiko penularan, salah satunya dengan menjaga jarak saat melihat orang bergejala.

Menurut dr Nadia, kasus mycoplasma yang melonjak di China juga relatif ringan, belum ada catatan kematian yang dilaporkan. Infeksi mycoplasma memang bukan penyakit baru dan pada sebagian besar kasus hanya memicu gejala ringan.




























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kemenkes RI Bicara Laporan 3 Anak di DKI Kena Mycoplasma Seperti di China"