![]() |
| Foto: Majid Asgaripour/WANA via REUTERS |
Eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan serangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kini membawa dampak mengerikan yang melampaui zona pertempuran. Jalur udara yang selama ini menjadi nadi utama pengiriman obat-obatan kritis, terutama obat kanker dan vaksin, mulai mengalami kelumpuhan di beberapa titik transit global.
Penutupan bandara-bandara besar di wilayah Teluk seperti Dubai, Abu Dhabi, dan Doha menjadi pukulan telak bagi logistik kesehatan. Padahal, bandara-bandara ini adalah pusat fasilitas cold-chain (rantai dingin) terbesar yang menjaga suhu obat-obatan sensitif agar tetap efektif hingga ke tangan pasien.






