![]() |
| Foto: Getty Images/gorodenkoff |
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyoroti lamanya waktu tunggu pasien di instalasi gawat darurat (IGD) yang mencapai delapan jam dalam kasus yang belakangan menjadi perhatian publik. IDI meminta rumah sakit terkait diaudit untuk mencari akar persoalan agar kejadian serupa tidak terulang.
Wakil Ketua Umum IDI dr Wiweka mengatakan pihaknya menyayangkan pasien harus menunggu hingga delapan jam di IGD. Menurutnya, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab keterlambatan pelayanan.






