Hagia Sophia

02 September 2023

Kemenkes Siagakan Puskesmas di Jabodetabek untuk Atasi Kasus ISPA yang Meningkat

Kasus ISPA. (Foto: Pradita Utama)

Polusi mengepung warga Jabodetabek, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) meningkat pesat hingga tiga kali lipat di ibu kota. Menkes menyebut peningkatan ini berbarengan dengan tren konsentrasi polusi PM 2.5 yang terus melambung tinggi melampaui pedoman aman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam beberapa bulan terakhir.

"Mulai Januari 2023 tuh yang di atas relasinya dengan kasus ISPA di DKI, jadi kasus infeksi saluran pernapasan itu di DKI yang tadinya 50 ribuan naik dia, naiknya jadi sempat 200.000, 150.000, jadi 4 kali, 5 kali," kata Menkes dalam raker Komisi IX DPR RI, Rabu (30/8/2023)/

Kementerian Kesehatan menyiapkan 740 fasilitas kesehatan yang dapat menangani masyarakat apabila terjangkit ISPA akibat udara yang tidak sehat. Fasilitas kesehatan tersebut disiapkan di seluruh wilayah Jabodetabek.

Fasilitas kesehatan tersebut terdiri dari 674 Puskesmas di Jabodetabek, 66 rumah sakit Jabodetabek dan Rumah Sakit Persahabatan sebagai Pusat Respirasi Nasional.

"Kita sudah meminta organisasi profesi dan kolegium dokter spesialis paru untuk mendidik dokter-dokter Puskesmas agar paham tentang penyakit paru karena kalau ISPA bisa ditangani di Puskesmas dan kita pastikan alat-alatnya juga ada. Kalau masuk kasus pneumonia itu harus ke rumah sakit, itu harus di rontgen, itu juga kita pastikan seluruh rumah sakit Jabodetabek bisa," ujar Menkes dikutip dari Sehat Negeriku, Kamis (31/8/2023).

Adapun sebaran puskesmas tersebut antara lain:
  • Kabupaten/Kota DKI Jakarta: 333 puskesmas
  • Kabupaten Tangerang: 44 puskesmas
  • Kota Tangerang: 39 puskesmas
  • Kota Depok: 38 puskesmas
  • Kota Bogor: 25 puskesmas
  • Kabupaten Bogor: 101 puskesmas
  • Kota Bekasi: 48 puskesmas
  • Kabupaten Bekasi: 46 puskesmas
Selain menyiapkan fasilitas kesehatan, Kemenkes juga aktif melakukan kegiatan upaya promotif dan preventif dengan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tanda-tanda gejala terinfeksi penyakit ISPA. Selain itu, masyarakat juga diimbau agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara buruk.

"Kita berikan rekomendasi, pakai masker apa yang bisa menyaring PM 2,5 (standar kualitas polusi udara secara umum) karena ini yang paling kecil, kalau di luar bisa pakai masker KF 94 atau KN 95 tapi kalau di ruangan sebaiknya pakai air purifier untuk membersihkan debu dari luar," imbuh Menkes.



























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kasus ISPA Melonjak 3 Kali Lipat, Kemenkes Siagakan 740 Faskes di Jabodetabek!"