Hagia Sophia

25 November 2022

Ini Sebaran Kasus COVID-19 di Indonesia pada 24 November 2022

Foto: Agung Pambudhy

Indonesia mencatat sebanyak 7.110 kasus baru COVID-19, Kamis (24/11/2022). Kasus aktif kini sebanyak 63.863 kasus.

DKI Jakarta kini menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 3.018. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 1.454 kasus, kemudian Banten dengan total 732 kasus.

24 November 2022

Update COVID-19: 24 November 2022 Kasus COVID-19 Bertambah 7.110 dan 41 Meninggal

istimewa

Indonesia mencatat 7.110 kasus baru COVID-19 hari ini, Kamis (24/11/2022). Seiring itu, terdapat kasus sembuh sebanyak 7.669 dan 41 pasien COVID-19 meninggal dunia. Kasus aktif COVID-19 di RI kini ada sebanyak 63.863.

Hingga hari ini, Indonesia telah mencatat total 6.634.648 kasus COVID-19 terkonfirmasi. Hari ini, terdapat sebanyak 78.112 spesimen diperiksa, dengan jumlah suspek pasien COVID-19 ada sebanyak 6.320.

Usai Menerima Vaksin COVID-19 Booster Kedua, Jokowi ke Cianjur

Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapat suntikan vaksin COVID-19 booster kedua hari ini, Kamis (24/11/2022) di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat. Vaksin Corona yang digunakan adalah buatan dalam negeri yang dikembangkan PT BioFarma jenis IndoVac.

Jokowi mendorong agar masyarakat Indonesia segera mendapatkan vaksin booster kedua ini. Sebab, hal ini bisa meningkatkan imunitas untuk mencegah penularan COVID-19.

Jokowi Menerima Vaksin Booster COVID-19 Kedua dengan IndoVac

Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

Presiden Joko Widodo atau kerap disapa Jokowi melaksanakan vaksin booster kedua COVID-19 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (24/11/2022). Jokowi divaksin booster menggunakan jenis vaksin IndoVac.

Hal ini dilakukan lantaran Kemenkes baru mengeluarkan peraturan terkait pemberian vaksin booster kedua bagi lansia yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/C/5565/2022.

Kebanyakan Pasien COVID-19 yang Masuk RS Belum Booster

Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Nafilah Sri Sagita K/detikHealth)

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengingatkan agar masyarakat segera melakukan vaksinasi COVID dosis tambahan atau booster. Percepatan vaksinasi booster diharapkan segera dilakukan mengingat kasus COVID saat ini cenderung naik.

"Kita sedang naik kasus di rumah sakit. Itu yang masuk ke RS dan (kondisi) sedang-berat 74 persen belum di booster," ucap Budi dalam agenda vaksinasi booster kedua yang diterima Jokowi hari ini, Kamis (24/11/2022).

Benarkah Jus Wortel Bisa Atas Mata Minus? Ini Kata Dokter

Foto: Getty Images/iStockphoto/iloliloli

Miopia atau mata minus merupakan salah satu gangguan mata yang sering terjadi. Hal ini menyebabkan seseorang kesulitan melihat benda jarak jauh dengan jelas. Kondisi ini disebabkan oleh mata yang berbentuk memanjang. Karenanya, kondisi ini mempengaruhi fokus pada retina mata.

Mata minus bisa dipicu oleh beberapa faktor meliputi:
  • Terlalu banyak menggunakan gadget
  • Faktor genetik (keturunan, jenis kelamin, usia)
  • Kebiasaan (membaca, bermain game
  • Kurangnya aktivitas di luar ruangan

Ini Saran Kemenkes Bagi Masyarakat yang Baru Sembuh dari COVID-19 Bila Ingin Booster

Foto: Rifkianto Nugroho

Meningkatnya kasus COVID membuat pemerintah gerak cepat memberikan izin suntikan keempat atau vaksin booster kedua untuk lansia. Jarak vaksin booster setelah positif COVID menjadi informasi penting bagi kamu yang baru saja sembuh dari Corona.

Jarak vaksin booster kedua lansia harus diperhatikan terlebih setelah positif COVID-19. Penyintas COVID perlu menunggu setidaknya beberapa minggu untuk memaksimalkan efek perlindungan dari suntikan booster.