![]() |
| Daniel Mananta (Foto: detikHealth/Khadijah Nur Azizah) |
Tren olahraga lari kini tengah menjamur di Indonesia. Sayangnya, tidak sedikit orang yang terjebak fenomena FOMO (Fear of Missing Out) atau sekadar ingin pamer performa di aplikasi Strava. Menanggapi fenomena ini, presenter kondang Daniel Mananta membagikan pandangan mendalam soal esensi olahraga yang sesungguhnya.
Memasuki usia 45 tahun, Daniel membuktikan bahwa konsistensi adalah kunci. Ia telah menekuni lari maraton sejak tahun 2016. Selama 10 tahun terakhir, ia secara konsisten menjaga rutinitasnya hingga bersiap melakoni maratonnya yang ke-14 di Cape Town, Afrika Selatan.






