Hagia Sophia

18 November 2022

Update COVID-19: 18 November 2022 Kasus COVID-19 Bertambah 6.699 dan 32 Meninggal

istimewa

Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 6.699, Jumat (18/11/2022). Sementara itu jumlah pasien sembuh bertambah 5.854, dan meninggal 32 kasus.

Detail penambahan kasus COVID-19 di Indonesia adalah sebagai berikut:
  • Kasus positif bertambah 6.699 kasus menjadi 6.586.812
  • Pasien sembuh bertambah 5.854 kasus menjadi 6.376.205
  • Pasien meninggal bertambah 32 kasus menjadi 159.323

Kereta Cepat Jakarta Bandung akan Dilanjutkan Hingga Surabaya, Ini Rutenya

Foto: Algi Febri Sugita/SOPA Images/LightRocket/Getty Images

Kereta cepat Jakarta-Bandung rencananya bakal disambung hingga ke Surabaya. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan rute lanjutan kereta cepat dari Bandung hingga Surabaya.

Bila kereta cepat Jakarta-Bandung sudah selesai dibangun, Ridwan Kamil menjelaskan tahap berikutnya dari pembangunan kereta cepat adalah rute menuju Surabaya. Rute itu akan melewati beberapa kota besar, mulai dari Kertajati, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, dan berhenti di Surabaya.

Benarkah Rusia Sudah Terjerumus ke Jurang Resesi?

Foto: Sputnik/Maksim Blinov/Reuters

Rusia resmi terjerumus ke jurang resesi, setelah ekonominya kontraksi 4% selama dua kuartal berturut-turut. Dilaporkan, kondisi ini merupakan imbas berkepanjangan dari sanksi barat yang menghujani Rusia.

Secara umum, resesi sendiri diartikan dengan melemahnya ekonomi dalam dua kuartal berturut-turut atau lebih dalam satu tahun. Produk domestik bruto (PDB) negara adidaya ini turun 4% pada kuartal ketiga 2022 ini. Kondisi ini serupa dengan kontraksi 4% pada kuartal kedua.

Tips yang Bisa Dilakukan untuk Atasi Bau Badan

Foto: thinkstock

Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh menjadi sorotan publik usai viralnya foto yang menunjukkan surat pemberitahuan dan panduan mencegah bau badan. Diketahui surat tersebut dibuat usai seorang dosen Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Fakultas Teknik USK mengeluh banyak mahasiswa yang bau badan.

"Sehubungan dengan banyaknya mahasiswa yang memiliki bau badan. Padahal kegiatan belajar dan asistensi dengan dosen akan memberikan waktu yang banyak untuk berinteraksi dengan orang lain. Hal ini menyebabkan banyaknya keluhan dosen, terutama pada saat asistensi," bunyi pengantar surat seperti yang dikutip dari detikSumut, Kamis (17/11/2022).

China dan Indonesia Akan Lakukan Kerjasama Dalam Pengembangan Vaksin COVID

Jokowi dan Xi Jinping (Foto: AP/Achmad Ibrahim)

Isu vaksin COVID-19 menjadi salah satu topik yang dibahas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden China Xi Jinping. Kedua negara akan menjalin kerjasama erat untuk pengembangan vaksin COVID.

Dilaporkan Reuters, berdasarkan keterangan yang diterbitkan Kementerian Luar Negeri China, Xi mengatakan kepada Presiden Jokowi bahwa China akan mempromosikan penelitian dan pengembangan bersama pada vaksin dan terus mendukung Indonesia dalam membangun pusat produksi vaksin regional.

Operasi Bariatrik Disebut Bisa Sembuhkan Diabetes, Benarkah Demikian?

Foto: Shutterstock

Belakangan metode operasi bariatrik mencuat di tengah masyarakat karena bisa menyulap tubuh seseorang yang awalnya gemuk berubah drastis menjadi ideal. Bahkan, hasil dari tindakan medis ini disebut-sebut bisa menghilangkan diabetes. Benarkah demikian?

"Sebenarnya, diabetes nggak bisa sembuh, bisanya hanya terkontrol. Kalau dibilang diabetes sembuh, itu nggak benar. Kita hanya melihat terkontrol atau tidak terkontrol," kata dr Rudy K, SpPD, DipTH, MM, MARS, dokter spesialis penyakit dalam dari Eka Hospital saat ditemui di Jakarta Pusat, Kamis (17/11/2022).

Lebih dari Sekali Kena COVID-19 Bisa Picu Kerusakan Organ Tubuh, Ini Penjelasannya

Ilustrasi (Foto: Getty Images/loops7)

Belakangan, beredar hasil penelitian yang menyebut orang yang pernah terkena COVID-19 lebih dari sekali berisiko mengalami kerusakan organ penting seperti jantung, ginjal, paru-paru, dan otak. Sebenarnya, apa penyebabnya?

Menurut Guru Besar Mikrobiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) Prof dr Amin Soebandrio, PhD, SpMK(K), terdapat dua tahap infeksi virus Corona. Pertama yakni viremia atau tahap virus masuk ke dalam tubuh, kemudian menyebar dalam tubuh dan menyerang beberapa organ pada hari-hari pertama. Namun, kondisi itu bisa diatasi dengan sistem kekebalan tubuh sehingga pasien bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu 10 hari sampai 2 minggu.