Hagia Sophia

09 April 2023

Terkait Pencabutan Status Pandemi COVID-19, Ini Kata Pakar

Kata pakar soal apa yang akan terjadi jika status pandemi COVID-19 dicabut. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/oonal)

Dirjen WHO Tedros Adhanom menyinggung sinyal kuat status pandemi COVID-19 akan segera berakhir. Dia berharap status pandemi Corona dicabut tahun ini.

"Saya rasa kami bisa mencabut (status pandemi) tahun ini, saya harap," kata Tedros di Konferensi Pers Virtual Hari Jadi ke-75 WHO dikutip dari laman resmi WHO, Minggu (9/4/2023).

Lebih lanjut, dia mengatakan Komite Ahli yang akan menentukan status pandemi COVID-19 saat Rapat Komite Darurat berlangsung. Agenda tersebut direncanakan akan berlangsung pada Mei 2023.

Selama 75 tahun WHO berdiri, baru dua kali mereka menyatakan pandemi. Pertama H1N1 di tahun 2009 dan COVID-19 di 2019.

Terkait nasib dunia setelah status pandemi COVID-19 dicabut, Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama memperkirakan badan kesehatan dunia itu akan menggunakan istilah yang sama ketika status pandemi H1N1 dicabut.

"Kita akan tunggu apakah pernyataan Tedros ini menyatakan berhenti atau post pandemic," katanya saat diwawancarai detikcom, Minggu (9/4/2023).

Saat H1N1 dinyatakan post-pandemic, WHO menyatakan virusnya tetap ada. Selain itu pasien sakit dan meninggal tetap ada walau jumlahnya sedikit. Mereka juga mengatakan terdapat hal-hal yang belum bisa terjawab saat mendeklarasikan post pandemic untuk H1N1.

Prof Tjandra mengatakan hal yang sama kemungkinan akan diterapkan saat mencabut status pandemi COVID-19. Terkait pernyataan yang belum terjawab, beberapa hal yang disoroti Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI itu yakni mengenai dampak long COVID, varian baru, dan vaksinasi di masa depan.

"Kita belum bisa tahu apakah vaksinasi ulang harus dilakukan atau tidak. Sekarang kan orang booster kedua, tapi ketiga kita belum tahu pasti apa perlu atau tidak," ujarnya.

Namun dia menegaskan status pandemi dicabut bukan berarti penyakitnya akan hilang.

"Yang selesai itu pandeminya, penyakitnya masih ada," tegasnya.

Apabila status pandemi dicabut oleh WHO, dia berharap pemerintah dan masyarakat tetap menjadikan kesehatan sebagai prioritas utama. Prioritas pemerintah dalam kesehatan ini harus lebih baik, jangan rendah seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Nanti kalau COVID-nya sudah berhenti tolong kita tetap prioritas kesehatan kita. Marilah kita jadikan kesehatan prioritas pada tubuh kita," pungkasnya.






























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Apa yang Terjadi Saat Pandemi COVID-19 Dicabut? Begini Kata Pakar"