Hagia Sophia

02 June 2023

IDAI: 57 Persen Remaja di Indonesia Sudah Merokok di Usia 15 Tahun

Ilustrasi rokok (Foto: Getty Images/simonkr)

Konsumsi rokok di usia sekolah alias remaja masih menjadi suatu permasalahan di sektor kesehatan generasi muda Indonesia. Bagaimana tidak, banyak anak usia remaja di Indonesia yang sudah menjadi pengguna aktif rokok.

Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), lebih dari 50 persen remaja laki-laki dan perempuan dengan usia 15-19 tahun pertama kali mencoba mengonsumsi rokok di usia dini atau di bawah 15 tahun.

"Kapan sih pertama kali remaja merokok? Dalam penelitian di 2017 remaja yang kurang dari 15 tahun remaja perempuan sekitar 55,5 persen sudah merokok dan laki-laki lebih besar lagi sebanyak 57,4 persen," jelas dr Angga Wirahmadi, SpA(K), Sekretaris Satgas Remaja IDAI dalam Webinar tentang Dampak Merokok Pasif pada Kesehatan Anak, Sabtu (27/5/2023)

Menurutnya, hal tersebut terjadi akibat banyak faktor. Mulai dari usia remaja yang dinilai masih rentan untuk berperilaku bahaya, impulsif, atau membuktikan diri saat ditantang oleh temannya. Selain itu, banyak juga remaja yang menganggap merasa tak ada masalah kesehatan setelah mencoba merokok.

"Ketika ditantang oleh temannya sebaiknya untuk merokok, mereka merasa tertantang untuk membuktikan diri. Kemudian, remaja pun sering meremehkan bahaya merokok," kata dr Angga.

"Mereka juga merasa percaya diri yang berlebihan dengan kesehatan dirinya, karena banyak remaja yang mengatakan bahwa saya merokok sudah setahun baik-baik saja," ucapnya.

Lebih lanjut, dr Angga juga mengungkapkan soal paparan rokok yang nyatanya tak hanya di lingkungan rumah, tetapi juga di sekolah.

"Walaupun sudah kawasan bebas rokok tapi paparan asap rokoknya tapi masih saja ada yang terpapar," ucap dr Angga.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Duh! IDAI Sebut 57 Persen Remaja RI Sudah Merokok di Umur 15 Tahun"