Hagia Sophia

08 June 2023

Tinggal Selangkah Lagi, Nenek Ini Milih Batal Berangkat ke Tanah Suci

Nenek asal Kota Kediri yang minta pulang padahal mau berangkat haji (Foto: Andhika Dwi/detikJatim)

Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Kediri, Salami (70) tetiba kukuh ingin pulang ke rumahnya. Padahal, ia sudah berada di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) dan hendak berangkat ke Bandara Juanda untuk terbang ke Tanah Suci. Ternyata, ada alasan pilu di balik keinginan Salami pulang ke rumahnya.

Saat ini Salami sudah pulang ke Kota Kediri. Ia pun batal berangkat haji tahun ini. Berikut sederet fakta nenek asal Kota Kediri sudah mau berangkat ke Tanah Suci tapi pilih pulang.

1. Videonya Sempat Viral
Video Salami meminta pulang viral di media sosial dan aplikasi perpesanan. Jemaah perempuan tersebut tetap kukuh minta pulang meskipun sudah dirayu petugas.

Dalam video rekaman yang diterima detikJatim, video tersebut berdurasi 2.50 menit. Dalam video, CJH berusia paruh baya tersebut mendadak minta pulang saat berada di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES).

"Ibuk ini sudah menunggu bertahun-tahun, kurang sedikit mau berangkat haji, tinggal berangkat," kata petugas saat membujuk CJH tersebut yang dilihat detikJatim, Selasa (6/6/2023).

"Wes ora, ora berangkat aku. Wes gak jaluk. Wes aku ga sido dolan paribasane (sudah tidak, tidak jadi berangkat aku. Aku tidak minta, aku tidak jadi berangkat)," ucap CJH menjawab petugas tersebut.

"Mbah Yai Sholeh, Mbah Yai Toha, Bandar Kidul omahku," tambah CJH tersebut.

2. Teringat Acara Tahlilan Anaknya yang Baru Meninggal
Ternyata, sang nenek teringat acara selamatan tujuh hari anak bungsunya yang baru meninggal pada Rabu (31/5/2023). Ia pun kukuh ingin dipulangkan.

Umi Hanafiyah, salah satu anak perempuan Ibu Salami mengungkapkan, ibunya memang minta pulang ketika akan diberangkatkan ke Bandara Juanda dari Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Senin (5/6) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dia menjelaskan, ibunya Salami Binti Abani sedianya akan berangkat haji tahun ini usai melakukan pendaftaran haji sejak tahun 2011. Salami meminta pulang karena teringat selamatan tujuh hari anak bungsunya yang baru meninggal pada hari Rabu, 31 Mei 2023 lalu.

"Beliau meminta pulang karena teringat selamatan tujuh hari adik kami, yang baru meninggal meninggal pada hari Rabu lalu," jelas Umi.

Salami ternyata sering pikun, baca di halaman selanjutnya!

3. Salami Sering Pikun
Selain itu, Salami juga menderita penurunan daya ingat atau pikun. Sehingga, ia lupa saat tetiba minta pulang saat di AHES Sukolilo. Ditemui detikJatim di kediamannya, Salami mengaku tidak ingat bahwa dirinya merupakan bagian dari CJH yang akan berangkat tahun ini.

"Gak nyang ndi-ndi. Kemana to le, rumangsaku gak nyang ndi-ndi. Kabeh takon aku kesah. Kulo mboten kesah ten pundi pundi. Nek dewean opo yo wani to ya Allah (saya tidak kemana mana, perasaan saya, saya tidak pergi kemana mana, semua tanya saya pergi kemana, mana berani saya pergi sendiri ya Allah)," kata Salami di kediamannya, Selasa (6/6/2023).

Bahkan, Salami juga tidak ingat saat dirinya bersama CJH kloter 32 hendak naik bus rombongan menuju Bandara Juanda Surabaya. Saat ditanya terkait keinginan beribadah haji, Salami mengaku sangat ingin berangkat ke Tanah Suci.

"Allahu rabbi. Sampean dongakne ae lek waras mbesok iso naik pesawat gae lungo kono lo. Pengen to, sopo wong Islam sing gak pengen rono yo keliru. Hooh po gak kabeh yo pengen mrono (Allah Rabbi, kamu doakan saya saja agar sehat, besok bisa naik pesawat pergi ke sana. Lagi pula siapa orang Islam yang tidak ingin pergi haji, itu keliru kalau tidak ingin)," imbuh Salami.

4. Kondisi Salami Sehat
Khoirul Anam, salah satu putra Salami menjelaskan, secara fisik ibunya sehat dan masih mampu berjalan serta pergi ke kamar mandi sendiri. Bahkan, ketika anak-anaknya mengantarnya ke titik pemberangkatan haji di Aula Muktamar Ponpes Lirboyo, ibunya merasa senang.

"Waktu diantar sadar kalau mau berangkat haji, jadi senang. Tapi karena pikun (ketika di asrama haji) bingung mau diajak ke mana lalu minta pulang. Terkadang di rumah sendiri juga minta pulang," imbuh Khoirul.

5. Batal Berangkat Haji
Setelah melihat kondisi ibunya, Khoirul Anam yang mengikutinya ke Asrama Haji Sukolilo akhirnya memutuskan untuk menunda keberangkatan haji ibunya hingga tahun depan, agar dapat menemaninya bersama adik mereka.

Khoirul menambahkan, saat berada di asrama haji, ibunya sebenarnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Namun, karena kondisinya, petugas melakukan pemeriksaan ulang.

Ibunya tergabung dalam rombongan khusus jemaah haji dengan kursi roda dan terpisah dari kenalan atau tetangga yang juga berangkat haji. Kondisi ini membuat ibunya bingung dan lupa di mana dia berada sehingga akhirnya meminta pulang.

"Mungkin karena terpisah dengan orang yang dikenal sehari-hari, tergabung dalam satu rombongan khusus jemaah haji dengan kursi roda dan terpisah dari kenalan atau tetangga yang juga berangkat haji membuat ibu lupa dan ingin pulang," pungkas Khoirul.
























Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul "Fakta-fakta Nyesek Nenek Sudah Mau Berangkat ke Tanah Suci Tapi Pilih Pulang"