Hagia Sophia

02 August 2026

Tidak Hanya di Jawa, Fenomena Suhu Dingin Juga Dialami Daerah Lain

Bromo (Foto: ANTARA FOTO /Irfan Sumanjaya)

Fenomena suhu dingin atau bediding yang dirasakan masyarakat saat ini tidak hanya terjadi di Pulau Jawa. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut fenomena serupa juga terjadi di Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sekretaris Utama BMKG Guswanto mengatakan bediding merupakan fenomena yang normal terjadi saat musim kemarau. Kondisi tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga puncak musim kemarau pada Agustus-September 2026.

"Fenomena suhu dingin atau bediding di Jawa saat ini merupakan hal yang normal pada musim kemarau. BMKG mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh, mengenakan pakaian hangat saat malam/pagi, serta menjaga asupan cairan. Kondisi ini diperkirakan masih berlangsung hingga puncak kemarau pada Agustus-September 2026 dan tidak hanya terjadi di Jawa, tetapi juga di Bali, NTB, dan NTT," kata Guswanto saat dihubungi detikcom, Rabu (29/7/2026).

Berikut data suhu di wilayah yang mengalami suhu dingin bediding.
  • Jawa Timur
    • Batu 12 derajat celcius
    • Bromo 5,1 derajat celcius
  • Jawa Tengah
    • Dieng -6 derajat celcius (embun es)
    • Wonosobo 14-17 derajat celcius
  • Jawa Barat
    • Beberapa daerah pegunungan di bawah 15 derajat celcius
  • Bali, NTB, NTT
    • Suhu lebih rendah malam hingga pagi
Lebih lanjut, Guswanto mengatakan fenomena bediding umumnya terjadi saat malam hingga pagi hari ketika musim kemarau. Langit yang cerah dan minim tutupan awan membuat panas dari permukaan bumi lebih mudah terlepas sehingga suhu udara pada malam hari menjadi lebih rendah.

Kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh Monsun Australia yang membawa massa udara dingin dan kering dari wilayah selatan khatulistiwa. Suhu dingin pun lebih terasa di wilayah Indonesia bagian selatan, terutama di daerah dataran tinggi.

Ia mengimbau bagi masyarakat di wilayah yang mengalami bediding diimbau tetap menjaga kesehatan dengan mengenakan pakaian hangat saat malam dan pagi hari serta mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

"Cukup cairan tubuh. Meski udara dingin, siang hari tetap terik sehingga tubuh mudah dehidrasi. ⁠Waspada penyakit pernapasan. Bediding dapat memicu flu, ISPA, dan gangguan kesehatan lain," lanjutnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Nggak Cuma Pulau Jawa, BMKG Ungkap Daerah Ini Juga Alami Fenomena Bediding"