![]() |
| Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur |
Hampir semua masakan Nusantara atau pun oriental mempunyai cita rasa yang umami atau gurih sedap. Biasanya, cita rasa umami tersebut didapatkan dari penggunaan micin atau monosodium glutamate (MSG).
Meskipun begitu, masih banyak orang yang belum mengetahui micin terbuat dari apa. Micin atau MSG sendiri merupakan garam natrium dari asam amino L-glutamat yang diproduksi melalui proses fermentasi. Senyawa tersebut menghasilkan cita rasa gurih atau umami.
Rasa gurih inilah yang kerap dimanfaatkan banyak orang untuk menambah cita rasa masakan. Namun, penggunaan micin juga sering dianggap dapat memicu gangguan kesehatan.
Micin Aman untuk Dikonsumsi
Berdasarkan berbagai studi dan evaluasi ilmiah, micin merupakan bahan penyedap rasa yang aman digunakan selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar dan tidak berlebihan.
Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menyatakan bahwa MSG aman digunakan dengan status Generally Recognized as Safe (GRAS). Keputusan FDA tersebut juga didukung oleh World Health Organization (WHO) dan Food and Agriculture Organization (FAO), serta diakui oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Selain itu, masih banyak anggapan bahwa mengonsumsi micin dapat menurunkan kinerja otak. Padahal, otak manusia memiliki banyak reseptor saraf yang berfungsi menerima rangsangan. Salah satu bagian yang memiliki reseptor tersebut adalah hipotalamus.
Di dalam hipotalamus terdapat reseptor yang responsif terhadap glutamat. Secara teori, konsumsi glutamat dalam jumlah sangat tinggi dapat memengaruhi aktivitas reseptor tersebut. Namun, glutamat dari makanan umumnya tidak secara langsung menyebabkan kerusakan otak pada orang sehat.
Kerusakan neuron sendiri dapat menyebabkan penurunan fungsi kognitif. Namun, micin bukanlah satu-satunya penyebab seseorang menjadi lambat berpikir. Ada banyak faktor lain yang lebih berpengaruh, seperti kurang tidur, stres, kelelahan, maupun rasa kenyang setelah makan, terlepas dari apakah makanan tersebut mengandung micin atau tidak.
Batas Aman Konsumsi Micin atau MSG
Lantas, berapa batas konsumsi micin yang ideal? Di Indonesia, penggunaan MSG diatur melalui Peraturan Kepala BPOM RI Nomor 23 Tahun 2013 tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Penguat Rasa.
Aturan tersebut menyebutkan bahwa batas aman penggunaan MSG adalah sekitar 4–6 gram per hari per orang. Sementara itu, secara global, badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) menetapkan bahwa asupan harian MSG yang dapat diterima adalah hingga 120 mg per kilogram berat badan (mg/kgBB).
Menu Makanan yang Cocok Menggunakan Micin
Ada banyak menu makanan yang cocok dimasak menggunakan micin, salah satunya nasi goreng daging sapi, redang, hingga gulai. Hidangan ini tergolong mudah dibuat. Berikut resepnya.
Nasi Goreng Daging Sapi
Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat menu makanan tersebut yakni 1 sdm mentega atau margarin, 1/4 butir bawang bombai, 2 siung bawang putih, 100 gram daging sapi iris tipis (beef sliced), 50 gram wortel, 50 gram kol, 3 buah jamur kuping, 2 butir telur ayam, 400 gram nasi putih dingin, 3 sdm kecap Jepang, 1 sdm kecap manis, 2 sdm saus tiram 1/2 sdt merica hitam bubuk, dan 1 sdt garam atau micin.
Untuk merasakan cita rasa yang nikmat. Pastikan nasi goreng daging sapi dikonsumsi dalam kondisi hangat.
Rendang
Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat menu makanan tersebut 1 kg daging sapi, 3 butir kelapa, 4 lembar daun jeruk, 1 lembar daun kunyit, ikat, 3 batang serai, 4 butir asam kandis, 2 sdt garam dan micin, 100 g ambu/kelapa sangrai, serta 1 sdm rempah rendang. Adapun bumbu halus yang perlu disiapkan 250 g cabai merah besar, 20 g lengkuas, 100 g bawang merah, 100 g bawang putih, 50 g kemiri, 3 cm kunyit, dan 2 cm jahe.
Khusus untuk rendang, kenikmatan makin terasa ketika menu makanan tersebut dinikmati bersama keluarga pada momen-momen istimewa.
Gulai
Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat gulai yakni 500 g daging sapi berlemak, 500 g iga sapi potongan, 5 lembar daun jeruk, 3 lembar daun salam, 2 batang serai, 3 cm lengkuas, 5 cm kayu manis, 3 butir cengkeh, 10 buah cabe rawit merah, 1 liter santan sedang, dan 500 ml santan kental.
Sementara itu untuk bumbu halus yang harus disiapkan yakni 10 butir bawang merah, 8 siung bawang putih, 3 buah cabe merah besar, 2 cm jahe, 3 cm kunyit, 1 sdt merica butiran, 1 sdt jinten, 1 sdm garam dan micin secukupnya, dan 10 g gula jawa.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Apakah Micin Aman? Ini Fakta Ilmiah dan Batas Konsumsi Harian"
