Hagia Sophia

11 August 2026

Turis Berlibur di Prancis Positif Hantavirus, Tertular dari Kapal MV Hondius?

Foto: Ilustrasi hantavirus (Getty Images/iStockphoto/Enes Evren)

Seorang warga negara Prancis-Argentina yang mengunjungi Prancis pada bulan Juli lalu dinyatakan positif terinfeksi hantavirus. Kementerian Kesehatan Prancis menyebut pasien tersebut kini berada di Spanyol bersama keluarganya dan menjalani isolasi.

Dikutip dari laman RTL Today, dipastikan bahwa turis tersebut terinfeksi varian Andes dari hantavirus. Pihak berwenang di Prancis belum berkomentar apakah kasus ini terkait dengan wabah hantavirus di kapal MV Hondius pada bulan Mei. Varian ini menjadi satu-satunya yang diketahui bisa ditularkan dari orang ke orang.

Kementerian Kesehatan Prancis telah mengadakan pertemuan dengan para ahli pada Kamis (7/8) sore untuk membahas rencana langkah selanjutnya. Diketahui bahwa turis tersebut telah melakukan perjalanan ke Normandia, Nouvelle-Aquitaine, dan wilayah Paris.

Turis tersebut mendatangi layanan medis di Prancis dengan gejala yang sangat ringan dan kemudian diidentifikasi terinfeksi hantavirus. Dia kemudian melakukan perjalanan ke Spanyol tanpa gejala.

Kementerian Kesehatan Prancis menjelaskan bahwa mereka berkoordinasi dengan pihak berwenang Spanyol dan menganalisis langkah-langkah yang harus diambil.

"Situasi pasien sangat berbeda dari situasi penumpang kapal pesiar Hondius," jelas kementerian tersebut.

Pasien akan diisolasi selama enam minggu, begitu pula dengan keluarganya.

Pengumuman kasus positif hantavirus baru ini bertepatan dengan pemulangan seorang wanita Prancis yang terinfeksi hantavirus pada Mei lalu di kapal pesiar Hondius dari perawatan intensif. Terdapat 13 kasus yang berasal dari pelayaran MV ini, termasuk tiga kematian.

Hantavirus, yang disebarkan oleh hewan pengerat, adalah virus langka yang hingga kini belum ada vaksin atau pengobatan khusus untuknya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Turis yang Berlibur di Prancis Positif Hantavirus, Kini Diisolasi di Spanyol"