Hagia Sophia

26 September 2026

Polusi Akibat Karhutla Masuk Kategori Berbahaya

Foto: (Foto: Ferdi Almunandar)

Kualitas udara di sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan masuk kategori berbahaya. Data tersebut berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) pada Rabu (23/9/2026) pukul 08.10 WIB.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, mencatat kualitas udara terburuk dengan nilai ISPU 2.445. Parameter pencemar yang tercatat adalah PM10.

Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Selatan juga mencatat ISPU sangat tinggi, masing-masing 1.700 dan 1.000. Keduanya juga tercatat dengan parameter PM10.

Dalam kategori ISPU, nilai lebih dari 300 masuk kategori berbahaya. Artinya, sejumlah wilayah yang tercantum dalam data pemantauan tersebut berada dalam kategori tersebut.

Berikut daftar wilayah terdampak karhutla dengan kualitas udara kategori berbahaya berdasarkan pemantauan pukul 08.10 WIB:
  1. KLH/BPLH Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah: ISPU 2.445, PM10
  2. KLH/BPLH Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah: ISPU 1.700, PM10
  3. KLH/BPLH Kabupaten Barito Selatan Sanggu, Kalimantan Tengah: ISPU 1.000, PM10
  4. KLH/BPLH Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah: ISPU 742, PM10
  5. KLH/BPLH Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah: ISPU 711, PM10
  6. KLH/BPLH Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat: ISPU 620, PM10
  7. KLH/BPLH Kabupaten Barito Kuala, kalimantan Selatan: ISPU 580, PM10
  8. Integrasi Mobile AQMS BPBD Kalteng, Kalimantan Tengah: ISPU 531, PM10
  9. KLH/BPLH Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan: ISPU 323, PM2,5
  10. Integrasi Kabupaten Kutai Barat Sendawar, Kalimantan Timur: ISPU 312, PM2,5
Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena paparan polusi udara, terutama PM10 dan PM2.5, dapat berdampak pada kesehatan saluran pernapasan.

PM10 dapat terhirup dan masuk ke saluran pernapasan bagian atas. Paparan PM10 berpotensi menyebabkan iritasi pada hidung, tenggorokan, dan mata, terutama saat konsentrasinya meningkat

Sementara PM2.5 dapat masuk lebih dalam ke paru-paru dan meningkatkan risiko gangguan pernapasan lantaran ukurannya sangat halus. Adapun kelompok yang paling rentan terdampak antara lain anak-anak, lansia, serta penderita penyakit pernapasan dan jantung.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Polusi Dampak Karhutla Masuk Kategori Berbahaya, ISPU Ada yang Tembus 2.445"