![]() |
| Foto: Getty Images/nopparit |
Influenza A (H3N2) subclade K yang populer disebut sebagai 'Super Flu' telah terdeteksi di 13 provinsi di Indonesia. Berdasarkan data kumulatif sejak Januari 2026, kasus terbanyak ditemukan di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
Data tersebut tercantum dalam Laporan Pengawasan Kasus Influenza dan COVID-19 per 19 September 2026 atau Minggu ke-37.
"Yang digunakan istilahnya Influenza tipe A(H3N2) subclade K. Data tersebut merupakan data kumulatif dari Januari 2026," ucap Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman saat dihubungi detikcom, Selasa (22/9/2026).
Adapun kelompok tertentu diketahui memiliki risiko lebih tinggi mengalami keparahan ketika terinfeksi influenza.
Kelompok Paling Rentan
Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr Nastiti Kaswandani, Sp A, Subsp Respi(K), beberapa waktu lalu mengatakan, influenza A, termasuk H3N2 dan subclade K, dapat menyebabkan kondisi yang lebih berat pada kelompok berisiko tinggi.
"Kelompok risiko tinggi kalau dari segi usia, kelompok risiko tinggi ada dua, yang pertama adalah balita, kemudian lansia, itu adalah kelompok risiko tinggi kalau terkena infeksi influenza, dia bisa menimbulkan keparahan yang lebih tinggi daripada kelompok pasien yang lain," ujar dr Nastiti dalam konferensi pers IDAI secara daring, Senin (29/12/2025).
Selain faktor usia, risiko lebih tinggi juga terdapat pada orang dengan penyakit penyerta atau kondisi yang menyebabkan daya tahan tubuh menurun. Kelompok ini antara lain pasien dengan penyakit jantung, kanker, HIV, serta orang yang mengonsumsi obat penekan sistem imun, termasuk untuk kondisi autoimun.
"Imunisasi influenza masih bisa menurunkan penularan dan keparahan, jadi belum ada bukti bahwa, Subclade K ini kebal atau tidak mempan atau tetap menginfeksi pada orang-orang yang sudah diimunisasi," tandasnya.
Sebaran Kasus
Berikut sebaran kasus influenza A(H3N2) subclade K di 13 provinsi berdasarkan data kumulatif sejak Januari 2026:
- Jawa Timur: 18 kasus
- Kalimantan Selatan: 18 kasus
- Jawa Barat: 12 kasus
- DKI Jakarta: 11 kasus
- Sumatera Selatan: 5 kasus
- Sumatera Utara: 3 kasus
- Bali: 2 kasus
- Nusa Tenggara Timur: 2 kasus
- Nusa Tenggara Barat: 1 kasus
- Sulawesi Utara: 1 kasus
- Jawa Tengah: 1 kasus
- Sulawesi Selatan: 1 kasus
- DI Yogyakarta: 1 kasus
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "'Super Flu' Terdeteksi di 13 Provinsi, Kelompok Ini Paling Rentan Terinfeksi"
