Hagia Sophia

26 September 2026

Awalnya Dikira Kembung Biasa, Ternyata Idap Kanker Ovarium Stadium 4

Foto: Ilustrasi Kanker Ovarium (Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)

Seorang wanita di Amerika Serikat menganggap gejala kembung yang dialaminya sebagai efek stres. Ternyata, dia mengalami kanker ovarium yang mengancam jiwa.

Dikutip dari laman People, wanita bernama Katie Ping ini menyadari perutnya kembung ketika sedang sibuk mengelola dua bisnis keluarga dan mempersiapkan putranya menjalani operasi jantung terbuka. Katie menganggap masalah pencernaannya hanya disebabkan oleh stres.

Namun, dua bulan kemudian, wanita berusia 69 tahun tersebut merasa perutnya membengkak dan area pusarnya terasa nyeri. Dia akhirnya membuat janji temu dengan dokter dengan harapan akan dirujuk untuk menjalani kolonoskopi. Namun, seorang perawat justru melakukan CT scan.

Hasil pemindaian mengungkap bahwa dirinya mengidap kanker ovarium stadium 4. Penyakit tersebut telah menyebar ke seluruh tubuhnya.

"Saya benar-benar terkejut," katanya. "Saya bahkan tidak bisa mengucapkan semua kata-kata itu, dan saya sangat, sangat panik. ... Saya dan suami saya seperti rusa yang terkejut melihat lampu sorot," tambahnya.

Setelah mengetahui diagnosis tersebut, Ping mulai mencari pilihan pengobatan. Seorang kerabat membantunya terhubung dengan Dr Premal Thaker, ahli onkologi di Fakultas Kedokteran Washington University.

Thaker mengatakan bahwa kanker ovarium sering kali baru ditemukan setelah mencapai stadium lanjut. Sebab, tidak ada tes skrining rutin untuk penyakit ini, serta tanda-tanda peringatannya mudah diabaikan.

Dalam kasus Katie, kanker sudah cukup parah sehingga Thaker menyarankan untuk memulai dengan kemoterapi sebagai upaya mengecilkan tumor sebelum operasi.

Setelah beberapa kali menjalani kemoterapi, Katie menjalani operasi pada Februari 2025.

Prosedur tersebut meliputi histerektomi. Dokter juga memeriksa organ-organ lainnya untuk mencari tanda-tanda penyebaran kanker. Thaker mengatakan operasi berjalan lancar dan tidak ditemukan tanda-tanda kanker di bagian tubuh lainnya.

"Saya menjalani kemoterapi setiap tiga minggu, dan setiap kali saya pergi, saya disambut oleh (Thaker) dengan kabar positif," kata Ping, dikutip dari CBS News.

Katie kemudian menghabiskan sekitar enam minggu untuk memulihkan diri sebelum memulai kembali kemoterapi untuk menargetkan sel kanker yang mungkin masih tersisa. Ia kemudian menjalani beberapa infus imunoterapi yang bertujuan untuk menurunkan kemungkinan penyakit tersebut kambuh. Kini, untuk mencegah kekambuhan, dia juga terus meminum pil kemoterapi harian.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Cerita Wanita Abaikan Perut Kembung, Tak Tahunya Kanker Ovarium Stadium 4"