Hagia Sophia

12 September 2023

Otot Dada Wanita Ini Robek Akibat Pasang Implan Payudara

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/gorodenkoff

Tragedi nahas dialami seorang wanita di Darlington, Inggris, pasca menjalani implan payudara. Wanita bernama Kelly Hahn itu mengungkapkan rasa sakitnya seperti 'tertabrak truk'.

Ini bermula saat Kelly memasang implan payudara pada 2019, dari ukuran cup A ke C. Setelah implan dipasang, Kelly merasa padat dan keras hingga membuatnya tidak nyaman.

Rasa sakit sakit di dadanya itu terus memburuk ke tahun berikutnya.

Banyak yang menduga Kelly 'ditipu' oleh ahli bedah yang menolak untuk mengatasi kondisi yang dialaminya. Kelly memutuskan untuk berkonsultasi ke dokter umum, tetapi dokter tidak menemukan masalahnya.

Hingga dua tahun kemudian, pada Februari 2022 Kelly pergi ke klinik lain dan menghabiskan 7.000 euro atau sekitar 1,1 miliar rupiah. Di sana, ia menemukan hal yang diduga membuatnya tidak nyaman.

Dari pemeriksaan, selama proses implan payudara sebelumnya otot dada Kelly diduga 'robek' dan 'menggulung' hingga ke lehernya. Ia didiagnosis dengan kontraktur kapsuler, yakni jaringan parut menjadi sangat keras.

"Rasa sakit di dada saya tak terlukiskan, seperti saya ditabrak bus. Saya pasti meminta 40 ambulans datang ke rumah saya untuk mengatasi rasa sakit ini," kata Kelly yang dikutip The Sun.

"Saya ingat ahli bedah yang melepas implan dan memperbaiki otot dada saya berkata, 'pasti sangat kasar terhadap Anda'. Otot di dada saya pada dasarnya robek menjadi dua dan menggulung hingga ke leher saya," jelasnya.

Akibat kondisi itu, Kelly harus merogoh kocek lebih banyak lagi untuk memperbaiki payudaranya. Namun, semuanya tidak berjalan sesuai rencana.

Saat Kelly bangun dari operasi kedua dengan implan barunya, ia merasa ada yang tidak beres. Lengannya terasa mati rasa dan dada seperti terbakar.

"Saya dipulangkan tetapi dilarikan kembali sekitar empat jam kemudian karena rasa sakitnya semakin parah. Rasanya dada dan lengan saya terbakar," bebernya.

Dokter bedah mencatat dalam suratnya bahwa otot dada Kelly 'terbelah' dan tertarik jauh sampai di atas puting. Kelly terus merasakan nyeri di dada, bahu, dan lengannya.

"Saya juga menelepon klinik setiap hari, tetapi mereka tidak mau membantu dan menyuruh saya pergi ke dokter umum. Saya merasa sangat ditipu oleh mereka. Saya merasakan sakit kronis dan tidak bisa meninggalkan rumah," tutur Kelly.

"Akhirnya saya dikirim ke rumah sakit untuk scan payudara saya, tapi payudara saya baik-baik saja, rasa sakitnya ada di bagian bawah. Tak seorang pun di rumah sakit bisa melihat apa masalahnya," sambung dia.

Akhirnya, pada 1 Agustus 2023, Kelly mengunjungi Rumah Sakit Freeman di Newcastle untuk menjalani MRI dan USG. Di sana, dia didiagnosis menderita sindrom outlet toraks, yakni kompresi saraf di leher dan dada.

"Pasti karena operasi kedua untuk mengganti implan saya dan kerusakan yang saya alami setelahnya, karena saya tidak mengalami masalah sebelumnya," kata Kelly.

"Tangan dan lengan kanan saya tidak memiliki sirkulasi yang baik sekarang, dan warnanya menjadi lucu. Saya mungkin memerlukan lebih banyak operasi untuk memperbaiki saraf di masa depan," pungkasnya.


























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Awalnya Niat Pasang Implan Payudara, Otot Dada Wanita Ini Robek Hingga Leher"