![]() |
| Sederet manfaat minum kopi. Foto: Getty Images/merovingian |
Di tengah pidato yang berlangsung cukup panjang, Prabowo terlihat menyeruput kopi yang telah tersedia di meja sebelum kembali melanjutkan pidatonya. Ia meminta izin untuk minum kopi di tengah pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Kopi memang kerap hadir dalam berbagai agenda yang berlangsung cukup lama, termasuk rapat, seminar, konferensi hingga acara resmi. Dari sisi gizi, kebiasaan ini menarik karena kopi mengandung kafein yang dapat memberikan efek stimulan pada tubuh.
Membantu Mengurangi Rasa Kantuk
Manfaat kopi yang paling dikenal adalah membantu mengurangi rasa kantuk.
Kopi mengandung kafein yang bekerja pada sistem saraf pusat dengan menghambat kerja adenosin. Senyawa adenosin berperan dalam memunculkan rasa kantuk ketika kadarnya meningkat selama tubuh beraktivitas.
Ketika kerja adenosin dihambat oleh kafein, rasa kantuk dapat berkurang sehingga tubuh terasa lebih terjaga.
Hal ini tentu bisa membantu ketika pidato berlangsung cukup panjang. Pembicara perlu tetap terjaga dan berkonsentrasi dari awal hingga akhir penyampaian materi.
Membantu Menjaga Fokus
Kafein juga dapat membantu mempertahankan perhatian dan konsentrasi.
Ketika tubuh mulai lelah, fokus dapat ikut menurun. Rasa kantuk membuat perhatian lebih mudah teralihkan dan kemampuan untuk mempertahankan konsentrasi menjadi lebih sulit.
Kafein membantu menekan rasa kantuk tersebut sehingga kondisi tetap fokus. Dalam pidato yang membutuhkan konsentrasi tinggi, efek ini dapat membantu pembicara tetap mengikuti materi yang sedang disampaikan.
Memberikan Dorongan Energi Saat Mulai Lelah
Kopi juga dapat memberikan dorongan energi ketika tubuh mulai lelah setelah berdiri dan berbicara secara intens dalam waktu cukup lama. Kafein dapat membuat tubuh terasa berenergi dan mengurangi persepsi terhadap kelelahan, sehingga tubuh terasa lebih siap untuk melanjutkan aktivitas.
Jika kopi ditambahkan gula, efeknya bisa semakin terasa. Gula merupakan sumber karbohidrat sederhana yang dapat digunakan tubuh sebagai energi. Saat tubuh mulai lelah, asupan gula dapat memberikan tambahan energi yang lebih cepat tersedia.
Jadi, dalam kopi manis terdapat dua komponen yang dapat mendukung kondisi tubuh saat aktivitas berlangsung lama. Kafein membantu meningkatkan fokus sekaligus memberikan dorongan energi, sedangkan gula menyediakan sumber energi yang cepat bagi tubuh.
Budaya di Indonesia
Di luar manfaat kafeinnya, kopi memang sudah lama menjadi bagian dari kebiasaan sosial dan budaya kerja di Indonesia.
Kopi sering disajikan dalam rapat, seminar, konferensi hingga berbagai acara resmi. Minuman ini juga kerap menjadi bagian dari jamuan yang tersedia selama agenda berlangsung.
Karena itu, keberadaan kopi di meja saat pidato kenegaraan bukan sesuatu yang asing. Dalam situasi seperti yang dialami Prabowo, kopi dapat menjadi minuman pendamping sekaligus membantu menjaga fokus dan energi ketika harus menyampaikan pidato dalam waktu cukup panjang.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Sederet Efek Minum Kopi, Usir Kantuk hingga Jadi Booster Energi"
