Hagia Sophia

22 August 2026

Dua Kali Kolaps Saat Bertanding, Jamal Musiala Diduga Idap Gangguan Saraf

Jamal Musiala. (Foto: Getty Images/EyesWideOpen)

Bintang muda Bayern Munich, Jamal Musiala, angkat bicara mengenai kondisinya usai dua kali kolaps di lapangan dalam kurun waktu empat hari. Winger berusia 23 tahun tersebut mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis mengidap absence seizures alias kejang absans akibat gangguan saraf.

Musiala sempat terjatuh ke lapangan hanya delapan menit setelah masuk sebagai pemain pengganti dalam laga persahabatan melawan Heidenheim pada Selasa malam. Sebelumnya, insiden serupa juga menimpa penggawa timnas Jerman tersebut saat menghadapi RB Leipzig pada Sabtu lalu.

Dikutip dari The Guardian, Musiala menegaskan bahwa kondisi neurologis yang dialaminya bersifat sementara dan dapat diobati (treatable), sehingga tidak menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang.

Mengidap Disfungsi Neurologis

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Musiala mencoba menenangkan para penggemar yang mengkhawatirkan kondisi kesehatannya.

"Pertama-tama, kondisi saya baik-baik saja. Saya sangat berterima kasih atas pesan dan dukungan kalian. Saya paham banyak dari kalian yang khawatir, jadi hari ini saya ingin menjelaskan situasinya," tulis Musiala.

"Saya didiagnosis mengidap kejang absans singkat dan sementara, namun dapat diobati, yang dipicu oleh disfungsi neurologis. Hal inilah yang menyebabkan insiden baru-baru ini, seperti pada laga melawan Leipzig dan Heidenheim," lanjutnya.

Secara medis, kejang absans (absence seizures) merupakan jenis kejang singkat yang kerap ditandai dengan penurunan kesadaran mendadak selama beberapa detik. Kondisi ini membuat orang yang mengalaminya tampak terlihat 'kosong' atau linglung secara tiba-tiba sebelum kembali sadar.

Tetap Dalam Pengawasan Dokter Saraf

Meski terlihat mengkhawatirkan bagi publik, Musiala memastikan dirinya berada di tangan medis yang tepat dan mendapatkan perawatan intensif dari tim dokter spesialis saraf (neurolog).

"Mungkin terlihat menakutkan pada pandangan pertama, tetapi bagi saya ini adalah bagian dari proses yang sedang dijalani. Saya mendapat perawatan medis yang sangat baik dan tetap optimistis. FC Bayern dan tim pendukung saya selalu menemani," ungkap dia.

Atas rekomendasi dan izin dari tim medis, Musiala pun dipastikan tetap dapat melanjutkan aktivitasnya di dunia sepak bola tanpa perlu khawatir akan bahaya jangka panjang.

"Dengan persetujuan medis dari dokter spesialis saraf, saya ingin terus melakukan apa yang paling membantu pemulihan saya: menjalani hidup dan mengejar passion saya bermain sepak bola," pungkasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dua Kali Kolaps Saat Bertanding, Bintang Bayern Munich Jamal Musiala Idap Gangguan Saraf"