![]() |
| Foto: Ilustrasi ikan lele (Getty Images/Kadek Bonit Permadi) |
Ikan lele menjadi salah satu pilihan lauk yang cukup populer karena mudah ditemukan dan harganya relatif terjangkau. Selain rasanya yang gurih, ikan ini juga mengandung sejumlah nutrisi yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.
Namun, di balik kandungan gizinya, konsumsi ikan lele juga kerap menimbulkan pertanyaan mengenai risiko kesehatan, terutama jika diolah dengan cara tertentu atau dikonsumsi terlalu sering.
Manfaat Makan Ikan Lele
Ikan lele termasuk rendah kalori dan merupakan sumber protein tanpa lemak. Kandungan lemak sehatnya, seperti lemak tak jenuh tunggal dan ganda, menjadikan ikan ini pilihan yang menyehatkan. Dikutip dari laman Medicine Net dan WebMD, berikut sejumlah manfata dari makan ikan lele.
1. Baik untuk Jantung
Lele mengandung asam lemak omega-3 dalam jumlah yang baik. Lemak ini mengurangi peradangan, melawan stres oksidatif, dan membantu mengatur kadar kolesterol darah yang menyehatkan jantung.
2. Baik untuk Otak
Ikan lele mengandung asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan otak. Selain itu, vitamin B12 di dalamnya berperan penting dalam pembentukan sel darah merah dan menjaga kesehatan otak.
Dikutip dari laman Healthline, dalam 100 gram ikan lele terkandung sekitar 237 mg asam lemak omega-3. Jumlah tersebut dapat memenuhi sekitar 15-20 persen kebutuhan asupan omega-3 pada orang dewasa sehat. Meski demikian, kandungan omega-3 ikan lele masih lebih rendah dibandingkan beberapa jenis ikan berlemak yang tersedia di pasaran.
3. Menyehatkan Mata
Asam lemak omega-3 yang terkandung dalam lele memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan mata.
4. Pertumbuhan yang Baik untuk Anak
Ikan lele merupakan sumber vitamin D yang baik. Dikutip dari laman Food Struck, dalam 100 gram ikan lele, terkandung 0,3 mcg vitamin D yang mencakup sekitar 2 persen dari kebutuhan harian.
Nutrisi tersebut memainkan peran penting bagi pertumbuhan anak, terutama pada kesehatan tulang. Lemak yang baik dalam ikan lele juga membantu perkembangan sistem saraf yang sehat pada anak-anak.
5. Kaya akan Vitamin B12
Kebanyakan orang tidak mengonsumsi cukup vitamin B12, senyawa yang vital untuk fungsi saraf, metabolisme sel, dan produksi DNA. Ikan lele merupakan sumber yang sangat baik untuk vitamin tersebut. Satu porsi lele 100 gram mengandung 2,8 mcg vitamin B12 yang mencakup 116 persen dari jumlah harian yang direkomendasikan.
6. Baik untuk Sel dan Jaringan
Seperti kebanyakan ikan, lele dikenal kaya akan protein. Satu porsi 100 gram lele mengandung 13 gram protein, yang mewakili 26 persen dari jumlah harian yang direkomendasikan. Protein sangat penting untuk menumbuhkan sel dan jaringan.
7. Rendah Kalori
Ikan lele hanya mengandung sekitar 98 kalori dalam porsi 100 gram, sehingga ikan ini bisa menjadi pilihan bagi orang yang menjaga berat badan.
Adakah Efek Samping dari Mengonsumsi Ikan Lele?
Asam lemak omega-3 dan omega-6 memang baik untuk kesehatan. Tapi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi berlebihan bisa membahayakan kesehatan dalam jangka panjang. Berikut beberapa efek sampingnya:
- Konsumsi asam lemak omega-6 secara berlebihan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit radang usus atau inflammatory bowel disease (IBD).
- Meski ikan lele termasuk jenis ikan dengan kadar logam, seperti merkuri, yang relatif rendah, konsumsi dalam jumlah berlebihan tetap dapat menimbulkan risiko, terutama pada anak-anak. Kontaminasi merkuri memang menjadi salah satu perhatian dalam konsumsi ikan, tetapi kadar merkuri pada ikan lele lebih rendah dibandingkan ikan tuna, ikan todak (swordfish), serta beberapa jenis ikan air tawar dan air laut lainnya.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Baik atau Buruk? Ini 7 Manfaat dan Efek Samping Makan Lele"
