Hagia Sophia

05 October 2026

Pemerintah Siapkan Rp 3 M per Puskesmas untuk Renovasi

Ilustrasi puskesmas (Foto: Suasana pelayanan di salah satu puskesmas di Kota Mataram, beberapa waktu lalu. (Nathea Citra/detikBali))

Pemerintah berencana merenovasi seluruh puskesmas di Indonesia. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan langkah tersebut diperlukan karena masih ada puskesmas di daerah yang kondisi bangunannya sudah berusia puluhan tahun.

Dante menyebut sebagian puskesmas bahkan terakhir direnovasi pada era Presiden Soeharto. Ia mengatakan kondisi fasilitas kesehatan di sejumlah daerah masih memprihatinkan, berdasarkan pengalamannya saat dulu bertugas di puskesmas.

"Jadi puskesmas-puskesmas itu sayang, baru terakhir direnovasi itu zaman Pak Harto. Jadi kalau teman-teman lihat ke daerah itu sangat menyedihkan. Dulu waktu saya di Puskesmas juga gitu, saya satu-satunya dokter. Puskesmas saya dulu masih dibangun dalam bentuk papan," kata Dante dalam konferensi pers Update PHTC/Program Prioritas serta Capaian dan Transformasi Layanan Kesehatan Nasional di Gedung Kantor Bakom, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2026).

Lebih lanjut, Dante mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan rencana renovasi puskesmas di seluruh Indonesia dalam pidato mengenai RAPBN 2027. Menurutnya, pembangunan tersebut juga akan mencakup puskesmas pembantu (pustu) yang belum tersedia di sejumlah wilayah.

Selain puskesmas, pemerintah menambah target renovasi rumah sakit menjadi 414 rumah sakit di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Renovasi tersebut mencakup rumah sakit umum daerah (RSUD).

Untuk pembangunan puskesmas, pemerintah menargetkan biaya sekitar Rp 3 miliar per puskesmas.

"Tanpa terkecuali RSUD-nya akan direnovasi, puskesmasnya akan direnovasi, puskesmas pembantu yang belum ada juga akan dibangunkan," ujarnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Perkuat Layanan Kesehatan, Pemerintah Siapkan Rp 3 M per Puskesmas untuk Renovasi"