Hagia Sophia

26 March 2024

Syarat Berobat Pakai BPJS Saat Berada di Luar Kota untuk Mudik

Peserta JKN masih bisa berobat dengan BPJS Kesehatan saat mudik ke luar kota. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Yamtono_Sardi)

Momen libur Lebaran 2024 menjadi ajang berkumpul bersama keluarga. Selain mempersiapkan keberangkatan, hal lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi kesehatan.

Namun bagaimana jika sakit saat di kampung halaman? Tak perlu khawatir, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap bisa berobat di luar kota dengan BPJS Kesehatan saat hari raya idul Fitri atau libur lebaran.

Heboh di AS, Bayi Meninggal Karena Ditinggal Ibunya Liburan

Ilustrasi bayi. (Foto: Getty Images/Ratchat)

Seorang ibu di Ohio, Amerika Serikat bernama Kristel Candelario (32) dijatuhi hukuman penjara seumur hidup akibat meninggalkan bayinya selama 10 hari untuk liburan. Akibat aksi yang dilakukannya, Kristel mendapatkan hukuman tersebut tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat.

Kejadian tersebut terjadi pada pertengahan tahun 2023. Bayi Kristel yang masih berusia 16 bulan bernama Jailyn ditemukan tidak sadarkan diri di rumah pada 16 Juni 2023. Pihak kantor Sheriff Cuyahoga County menuturkan bayi tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda trauma, namun Jailyn dinyatakan meninggal di tempat kejadian.

Pesan BPOM: Waspadai Takjil yang Berbahaya, Ini Cirinya

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/MielPhotos2008

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) meminta masyarakat untuk mewaspadai jajanan takjil mengandung bahan terlarang termasuk formalin, boraks, rhodamin B, hingga methanil yellow. Pihaknya mengawasi penjualan di pasar tradisional hingga supermarket, masih ditemukan sejumlah takjil dengan kandungan tersebut.

"Selama ramadan dan jelang idulfitri, terjadi tren peningkatan peredaran dan kebutuhan pangan. Dalam rangka mengawal keamanan pangan bagi masyarakat, BPOM melakukan intensifikasi pengawasan pangan," imbauan resmi BPOM RI dalam akun Instagram @BPOM_RI, yang diunggah Sabtu (23/4/2024).

Buka Pakai Es Teh atau Teh Hangat? Ini Pesan Pakar Kesehatan

Kata dokter soal buka puasa dengan es teh. (Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2)

Tak sedikit orang memilih berbuka puasa dengan minuman es teh manis dibandingkan teh manis hangat. Padahal keduanya sama-sama manis. Lantas lebih baik dikonsumsi dalam keadaan dingin atau hangat sih?

Menurut Dr dr Nurul Ratna Mutu Manikam M.Gizi, SpGK(K), efek mengonsumsi es teh atau teh hangat setelah berbuka puasa memang memiliki perbedaan. Menurutnya, meminum sesuatu yang dingin seperti es teh setelah seharian berpuasa akan berefek pada tenggorokan. Hal itu bisa membuat seseorang rentan mengalami radang tenggorokan.

Kasus DBD di Brasil Naik Hingga 400 Persen, Karena Nyamuk Bill Gates? Ini Faktanya

DBD di Brasil. (Foto: AP Photo)

Ramai informasi di lini masa menyebutkan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Brasil melonjak hingga 400 persen imbas program pemberantasan DBD yang didanai Bill Gates. Faktanya, hal tersebut keliru.

AFP melaporkan juru bicara Oxitec, perusahaan bioteknologi yang mendapatkan dana dari Gates Foundation untuk mengembangkan dan melepaskan nyamuk tersebut memastikan bahwa nyamuk dengan rekayasa genetika yang dilepaskan di Brasil hanya berjenis kelamin jantan, alias tidak bisa menggigit manusia. Secara ilmiah, mustahil penyebaran penyakit akibat nyamuk tersebut terjadi.

Kasus DBD di Indonesia Mulai Meningkat, Sudah 316 Meninggal

Foto ilustrasi: thinkstock

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono menyebut rentang waktu menuju puncak kasus demam berdarah dengue (DBD) semakin singkat dari tahun ke tahun. Semula butuh 10 tahun untuk kembali menghadapi puncak kasus DBD, tetapi seiring dengan perubahan iklim dan fenomena El Nino, puncak DBD bisa dihadapi nyaris banyak negara selama tiga tahun sekali.

"Sekarang makin sempit, 3 tahunan sekali dari 2005 itu puncaknya selalu terjadi setiap 3 tahunan," terangnya dalam rapat di Komisi IX DPR RI, Senin (25/3/2024).

Kasus Flu Singapura Sedang Merebak di Indonesia, Apakah Bisa Menular?

Banyak dialami anak-anak, apakah flu Singapura menular atau tidak? (Foto: Getty Images/S_Kaisu)

Kasus flu Singapura di sejumlah wilayah di Indonesia akhir-akhir ini kian merebak. Lonjakan kasus itu membuat masyarakat penasaran apakah flu Singapura menular atau tidak.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, flu Singapura atau penyakit tangan, kaki, dan mulut (Hand, Foot, and Mouth Disease/HFMD) adalah kondisi yang disebabkan oleh infeksi virus dari genus Enterovirus. Spesies Enterovirus yang paling sering menyebabkan HFMD adalah Coxsackievirus dan Human Enterovirus 71 (HEV 71).