![]() |
| Ilustrasi anak dirawat. (Foto: Getty Images/iStockphoto/kan2d) |
Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun harus berjuang melawan long COVID selama empat tahun. Bocah bernama Theo Huot de Saint-Albin itu merasa kondisinya lebih buruk daripada COVID-19 yang sebenarnya.
"Apa yang terjadi tepat setelah COVID lebih buruk daripada COVID saya yang sebenarnya. Karena long COVID itu terjadi sepanjang waktu, sepanjang hari, setiap hari," ungkap Theo yang dikutip dari People.






