Hagia Sophia

09 October 2026

Proyek Matahari Buatan China Siap Beroperasi Tahun 2030

Foto: CCTV News

Proyek matahari buatan China telah memasuki fase konstruksi penting. Setelah selesai, proyek ini diharapkan dapat mendemonstrasikan pembangkitan listrik melalui fusi nuklir untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Menurut laporan China Central Television, kampus untuk proyek yang memiliki nama resmi Burning Plasma Experimental Superconducting Tokamak (BEST) ini telah berhasil dikirim ke Hefei, Provinsi Anhui.

Ini Waktu Paling Ideal untuk Nimbang Berat Badan

Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Andrii Zorii

Banyak orang sering mendapati angka timbangan melonjak drastis secara tiba-tiba dalam sehari. Akibatnya, tak sedikit yang merasa stres dan mengira program dietnya gagal total.

Padahal, bisa jadi lonjakan tersebut terjadi karena waktu dan cara menimbang berat badan yang kurang tepat. Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menegaskan bahwa waktu paling akurat untuk menimbang berat badan adalah sebelum mengonsumsi makanan, tepatnya di pagi hari.

Kondisi Tulang Berkaitan dengan Penurunan Fungsi Otak, Ini Temuannya

Foto: Ilustrasi otak (Getty Images/saifulasmee chede)

Kesehatan tulang dan otak bisa memburuk seiring bertambahnya usia. Namun, para peneliti di Johns Hopkins ingin mengetahui apakah kondisi salah satunya dapat memberikan petunjuk tentang seberapa cepat kondisi yang lain mengalami penurunan.

Dalam penelitian yang dipublikasikan pada September 2026 dalam jurnal radiology, para peneliti menemukan bahwa CT Scan (computed tomography) dada yang dilakukan untuk keperluan lain ternyata dapat memberikan petunjuk mengenai kepadatan tulang dan kaitannya dengan penurunan materi putih atau white matter serta kemampuan kognitif seseorang di kemudian hari.

Pria 26 Tahun Ini Berjuang Lawan Keratoconus dan Butuh Donor Kornea

Kondisi kornea mata Yudha yang menunggu donor. (Foto: Dokumentasi dari Yudha Satria Suhendar)

Selama 18 tahun, Yudha Satria Suhendar (26) harus menjalani hari-harinya dengan kondisi penglihatan yang bermasalah. Pria kelahiran 5 Februari 2000 itu mendapati kelainan pada matanya sejak masih berusia 8 tahun. Yudha didiagnosis mengalami keratoconus bilateral.

Keratoconus merupakan kondisi medis saat struktur kornea mata menipis dan perlahan menonjol ke luar menyerupai kerucut. Karena sifatnya bilateral, kondisi ini menyerang kedua bola mata Yudha secara bersamaan.

Ditolak Dokter Gigi karena HIV, Haruskah Open Status saat Periksa?

Stigma negatif kerap memicu diskriminasi terhadap pengidap HIV. Foto: Getty Images/iStockphoto/LenaSkor

Pengakuan salah satu kreator konten di media sosial TikTok yang ditolak oleh dokter gigi saat hendak melakukan tindakan perawatan akibat mengidap HIV mendadak jadi perbincangan hangat.

Kejadian ini memantik diskusi soal dugaan diskriminasi pelayanan medis bagi Orang dengan HIV (ODHIV) serta sejauh mana urgensi keterbukaan status medis (open status) sebelum pasien menjalani tindakan perawatan kesehatan.

Terkait Kematian Peneliti Rusia, Kemenkes Cek Pelaku Perjalanan Bergejala Pes

Foto: REUTERS/Stringer

Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) mengingatkan pelaku perjalanan luar negeri untuk mewaspadai gejala penyakit pes atau plague. Imbauan ini disampaikan di tengah perhatian terhadap kasus kematian seorang pekerja di Institut Penelitian Antipes di wilayah Irkutsk, Siberia, Rusia.

Perempuan bernama Darya Shipilova dilaporkan meninggal dunia pada dini hari 2 Oktober di ruang perawatan intensif rumah sakit distrik di Kota Shelekhov. Sebelumnya, Shipilova disebut didiagnosis mengalami pneumonia yang belum diketahui penyebabnya.

Merasa Tidur Cukup tapi Masih Ngantuk? Mungkin Ini Penyebabnya

Foto: dok. Getty Images/songsak chalardpongpun

Rasa kantuk tidak selalu muncul karena seseorang kekurangan waktu tidur. Dalam kondisi tertentu, seseorang tetap dapat merasa mengantuk meski telah mendapatkan waktu tidur yang cukup.

Ada sejumlah faktor yang dapat memicu rasa kantuk pada siang hari atau setelah bangun tidur. Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa penyebab yang perlu diketahui.

Ini Kata WHO Usai Pekerja Lab di Rusia Meninggal Misterius

Foto: Getty Images/diegograndi

Seorang pekerja laboratorium di sebuah institut penelitian penyakit pes di Siberia jatuh sakit dan meninggal dunia dalam kondisi yang belum diungkapkan secara jelas. Peristiwa tersebut mendorong otoritas untuk mengarantina puluhan orang serta membuat kepala badan pengawas kesehatan Rusia terbang ke wilayah Irkutsk.

Kematian tersebut memicu kekhawatiran lantaran diduga berkaitan dengan wabah 'Black Death' atau pes. Pekerja tersebut didiagnosis mengalami pneumonia yang tak diketahui penyebabnya. Meski begitu, otoritas Rusia pada Senin mengatakan situasi masih berada dalam kendali.

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Tentang Penyakit Pes

Foto: Getty Images/Nimito

Kematian seorang pekerja perempuan di lembaga penelitian antipes di Irkutsk, Rusia, memicu perhatian setelah muncul dugaan kasus tersebut berkaitan dengan penyakit pes. Sejumlah laporan menyebut sekitar 200 orang yang diduga melakukan kontak dengan kasus tersebut kini berada dalam pengawasan medis.

Namun, penyebab pasti kematian pekerja tersebut masih membutuhkan konfirmasi resmi. Ia dilaporkan mengalami pneumonia dengan penyebab yang belum diketahui. Otoritas Rusia juga menyatakan situasi sanitasi dan epidemiologi di wilayah Irkutsk masih stabil.

Pintu Masuk RI Diperketat, Kemenkes Pantau Kematian Peneliti Rusia

Ilustrasi wabah pes. (Foto: Getty Images/iStockphoto/royaltystockphoto)

Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) terus memantau perkembangan kasus kematian seorang pekerja laboratorium di wilayah Irkutsk, Rusia. Kasus tersebut sebelumnya memunculkan kekhawatiran terkait dugaan wabah pes atau 'Black Death'.

Kemenkes memastikan kesiapsiagaan dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan dan pintu masuk negara. Balai Karantina Kesehatan, rumah sakit, Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), hingga dinas kesehatan terus meningkatkan kewaspadaan.

Haruskah Gigi Gingsul Dirapikan?

Gigi gingsul. Foto: Getty Images/Alex Liew

Dulu, punya gigi gingsul sering dianggap kekurangan. Sekarang, banyak orang malah menganggapnya pemanis senyum. Terutama anak muda, tidak sedikit yang justru ingin punya gingsul, bahkan ada yang menjalani perawatan di dokter gigi demi menciptakan ilusi gingsul.

Tren ini bukan cuma ada di Indonesia. Di Jepang, gingsul yang dijuluki "gigi vampir" sempat populer di kalangan remaja dengan nama Yaeba. Istilah ini kerap diartikan sebagai "gigi ganda", merujuk pada taring yang tumbuh menonjol di depan atau di atas gigi sekitarnya. Di sana, gingsul dianggap menggemaskan, mirip anggapan di Indonesia bahwa gingsul membuat senyum terlihat manis.

BGN Uji Coba MBG Model Prasmanan, Ini Alasannya

Foto: Ilustrasi Makan Siang Gratis (Antara Foto/Andry Denisah)

Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menguji coba model baru penyajian Makan Bergizi Gratis (MBG). Makanan tidak lagi dibagikan dalam paket, tetapi dibawa dalam kondisi hangat ke kelas untuk kemudian disajikan secara prasmanan.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan uji coba model tersebut telah dilakukan di lebih dari 60 dapur. Ia menyebut sistem ini diharapkan bisa membuat makanan yang diterima siswa lebih segar karena jeda antara makanan selesai dimasak dan disantap lebih singkat.

PM2.5 Karhutla Berpotensi Menyebar ke Asia Tenggara

Foto: Ferdi Almunanda)

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia pada 2026 telah melintasi batas negara dan mempengaruhi sejumlah wilayah di Asia Tenggara.

Di tengah fenomena tersebut, Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memetakan penyebaran partikel halus PM2.5 dari karhutla serta wilayah yang menjadi sumber utamanya.