Hagia Sophia

05 January 2023

Ini Alasan Indonesia Tidak Perketat Aturan COVID-19 bagi Wisatawan Asal China

Indonesia tidak perketat aturan masuk bagi warga China. (Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN)

Indonesia memilih untuk tidak melakukan pengetatan bagi turis asal China. Tak seperti banyak negara, pemerintah RI tidak mewajibkan hasil tes COVID-19 negatif bagi pelancong China meski kasus COVID-19 di negara tersebut tinggi.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyebut hal pertama yakni seluruh varian yang terdeteksi di China dan menyebabkan lonjakan Corona, sudah ada di Indonesia. Bedanya, varian tersebut tidak menyebabkan kasus infeksi di Tanah Air 'nanjak'.

"Varian yang ada di China sebenarnya ada tiga, itu BA5.2, BA.2.75 sama BF 7," beber dia saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2023).

"Untuk informasi teman-teman, tiga-tiganya sudah masuk ke Indonesia, yang terakhir BF.7 masuknya 14 Juli dari Bali. Untuk yang BA5.2 dan BA.2.75 itu sudah naik tinggi. Yang BF.7 tidak ada pergerakan yang berarti," lanjut Menkes.

Kedua, warga Indonesia sudah memiliki antibodi terhadap varian tersebut. Menkes juga optimis bahwa antibodi masyarakat Indonesia baik dari vaksinasi dan infeksi alamiah sudah menjadi 'pertahanan' kuat.

"Bahwa memang varian-varian baru itu nggak bisa menembus sistem pertahanan masyarakat kita," pungkasnya.

Semakin banyak negara, termasuk AS, Inggris, Prancis, dan Jepang, yang memberlakukan persyaratan tes Corona yang lebih ketat untuk seluruh pelancong yang tiba dari China. Syarat tersebut diberlakukan karena kasus COVID-19 yang tinggi di China.






















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Dua Hal di Balik Alasan RI Tak Perketat Aturan COVID-19 Turis China"