Hagia Sophia

05 January 2023

Penyebab Jantung Berdebar Kencang dan Pencegahannya

Foto: Shutterstock

Ketika jantung sedang memompa darah, kita akan merasakan jantung berdegup atau berdebar. Namun, kadang-kadang jantung berdebar kencang atau lebih cepat dari kondisi normal.

Umumnya, detak jantung akan terasa ketika kita meletakkan tangan di bagian dada. Namun, di beberapa kasus, seseorang dapat merasakan detakan jantung tanpa menyentuh dada dan merasakannya berdebar dengan kencang.

Lalu, kenapa jantung berdebar kencang? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Penyebab Jantung Berdebar Kencang

Ada beberapa faktor yang menyebabkan jantung berdebar kencang. Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, berikut adalah beberapa faktor penyebab jantung berdebar kencang.

1. Kecemasan
Kecemasan merupakan respon dasar tubuh ketika menerima suatu ancaman. Ancaman yang terjadi bisa berupa sesuatu yang terlihat nyata dan membahayakan seperti bencana alam, atau sesuatu yang mengganggu pikiran kita seperti saat akan menghadapi ujian.

Dampak dari perasaan cemas ini tidak hanya dirasakan di dalam pikiran saja. Perasaan cemas ini juga akan menimbulkan peningkatan kinerja jantung yang membuatnya jadi berdetak dengan cepat.

2. Gangguan pada Jantung
Jantung yang berdebar juga bisa disebabkan oleh gangguan pada kerja jantung. Gangguan yang paling sering terjadi adalah gangguan irama jantung (aritmia).

Selain itu, jantung berdetak lebih cepat (takikardia). Biasanya dua kondisi tersebut akan dibarengi dengan rasa tidak nyaman dan bisa memunculkan rasa nyeri pada bagian dada.

3. Konsumsi Makanan atau Obat-obatan
Berbagai jenis makanan dan obat-obatan yang dikonsumsi pun bisa menjadi faktor yang menyebabkan jantung berdebar dengan kencang. Berikut adalah beberapa makanan atau obat-obatan yang bisa memicu percepatan detak jantung:
  • Kafein: Terkandung dalam kopi, teh, dan minuman berenergi.
  • Alkohol: Baik makanan atau minuman yang mengandung alkohol bisa memicu peningkatan kerja jantung. KOndisi jantung seseorang akan berdebat dengan lebih kencang setelah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung alkohol.
  • Obat-obatan: Berbagai kandungan dalam obat dapat memancing kinerja jantung, baik secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa jenis obat yang sering dikonsumsi dan dapat memicu hal ini seperti inhaler asma, penurun tekanan darah, obat anti alergi, antibiotik, dan obat antidepresan.
4. Berbagai Kondisi Tubuh Lainnya
Berbagai kondisi tubuh tertentu yang kamu alami bisa menjadi penyebab munculnya jantung berdebar kencang. Kondisi tersebut di antaranya:
  • Gangguan hormon tiroid: Kelenjar tiroid adalah penghasil hormon yang memelihara metabolisme. Jika diproduksi secara berlebihan maka akan meningkatkan kinerja jantung yang akan menimbulkan perasaan berdebar.
  • Gula darah rendah: Kondisi gula darah terlalu rendah (hipoglikemia) juga dapat mempengaruhi kinerja saraf otonom yang menyebabkan jantung menjadi berdebar.
  • Perubahan hormonal: Kondisi ini umumnya terjadi pada wanita yang mengalami perubahan siklus yang hormonal melalui menstruasi, menopause, atau kehamilan.
Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang

Jika jantung berdetak dengan sangat cepat, ada beberapa cara untuk mengatasinya. Dikutip dari Healthline, berikut adalah beberapa caranya:
  • Melakukan teknik relaksasi untuk mengendalikan stres dengan berbagai kegiatan seperti meditasi dan yoga.
  • Minum air putih agar tetap terhidrasi.
  • Kembalikan keseimbangan elektrolit dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan mineral. Beberapa makanan tersebut adalah produk susu, kacang-kacangan, dan ikan.
  • Batasi konsumsi makanan dan minuman yang bersifat stimulan seperti kopi, teh, dan minuman berenergi.
  • Setop merokok dan konsumsi minuman alkohol.
Risiko Jantung Berdebar Kencang

Ada berbagai faktor risiko yang membuat jantung bisa berdetak dengan sangat cepat. Dilansir dari laman Mayo Clinic, berikut adalah beberapa faktor risiko jantung berdebar kencang:
  • Stres
  • Gangguan kecemasan atau juga serangan panik (panic attack)
  • Kehamilan
  • Obat-obatan tertentu yang mengandung stimulan, seperti obat flu atau asma.
  • Kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme).
  • Masalah jantung seperti detak jantung tidak teratur, perubahan struktur jantung, sebelumnya sempat mengalami serangan jantung, atau sebelumnya pernah melakukan operasi jantung.
Cara Mencegah Jantung Berdebar Kencang

Jantung yang berdebar terlalu kencang memang menimbulkan perasaan yang kurang nyaman. Bahkan, kondisi ini juga bisa lebih parah dengan rasa nyeri di area dada.

Cara mencegah jantung berdebar kencang adalah dengan mengetahui berbagai penyebabnya. Setelah itu, berusaha untuk menghindari tindakan-tindakan yang menyebabkan meningkatnya kinerja jantung.

Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah jantung berdebar dengan kencang:

1. Mengurangi Stres
Cara untuk mengurangi tingkat stres bisa dengan cara meditasi, yoga, atau latihan pernapasan. Kegiatan tersebut akan membantu tubuh untuk menjadi lebih rileks.

2. Menghindari Konsumsi Stimulan
Konsumsi sesuatu yang bersifat stimulan akan membuat jantung berdetak lebih cepat. Kurangilah konsumsi kopi, teh, dan obat-obatan yang membuat jantung berdebar seperti amfetamin.

Nah, itulah dia pembahasan mengenai alasan kenapa jantung berdebar kencang. Jika pembahasan di atas masih belum mampu mengatasi permasalahan jantung berdebar, maka sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.





















Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kenapa Jantung Berdebar Kencang? Ketahui Penyebab dan Risikonya"