Hagia Sophia

07 April 2026

Sejumlah Kebiasaan yang Bisa Bikin Panjang Umur

Ilustrasi. Kebiasaan harian tertentu bisa bikin panjang umur. (Istockphoto/jacoblund)

Mendapatkan umur panjang bisa didapat dengan berbagai cara. Salah satunya dengan beberapa kebiasaan yang bikin panjang umur berikut ini.

Setiap orang pasti menginginkan umur yang panjang. Menua dengan sehat menjadi impian semua orang.

Pada Label Gizi, Apa Makna "Per Sajian" dan "Per Kemasan"?

Bijak membaca label nutrisi. Foto: iStock

Banyak orang merasa sudah "makan sesuai batas" setelah melihat angka kalori di label kemasan. Padahal, tanpa disadari, yang dibaca sering kali bukan angka untuk seluruh isi produk, melainkan hanya untuk satu porsi kecil yang disebut "per sajian". Di sisi lain, ada juga informasi "per kemasan" yang justru mewakili total kandungan jika produk dihabiskan sekaligus.

Perbedaan sederhana ini kerap terlewat, tapi dampaknya bisa besar, mulai dari salah hitung asupan kalori, gula, hingga garam. Tak heran kalau ada yang merasa sudah makan sedikit, padahal sebenarnya konsumsi nutrisinya sudah berlipat dari yang diperkirakan.

Pakar: Sunat Lebih Sakit daripada Vasektomi

Foto: thinkstock

Salah satu alasan utama pria enggan melakukan vasektomi adalah bayangan akan rasa sakit di area sensitif. Pakar urologi menyebutkan bahwa rasa nyeri saat prosedur vasektomi justru jauh lebih ringan dibandingkan dengan sunat.

Dokter spesialis urologi, dr Nur Rasyid, SpU, mengungkapkan bahwa banyak pasien yang kaget setelah mengetahui betapa sederhananya tindakan ini. Vasektomi dilakukan dengan bius lokal dan hanya memerlukan sedikit waktu. Pasien bahkan tidak perlu menginap di rumah sakit karena tindakannya sangat minimal.

Tips Menerapkan Meal Prep untuk Bekal Anak 7 Hari Kedepan

Meal prep untuk 7 hari sekaligus. Foto: iStock

Pagi hari sering jadi waktu paling hectic bagi banyak orang tua. Baru bangun, sudah harus menyiapkan sarapan, merapikan anak, sekaligus memikirkan bekal sekolah yang praktis tapi tetap bergizi. Tidak jarang, karena terburu-buru, pilihan bekal jadi itu-itu saja-atau bahkan terlewat sama sekali.

Padahal, bekal sekolah bukan sekadar "isi perut". Apa yang dibawa anak dari rumah bisa berpengaruh pada energi, konsentrasi, hingga kebiasaan makannya sehari-hari. Di sisi lain, menyiapkan bekal setiap pagi jelas tidak selalu mudah, apalagi jika waktunya terbatas.

Awal Mula Wanita yang Ketahuan Idap Kanker usai MCU

Perempuan Cianjur ketahuan punya kanker, setelah 'iseng' medical-check up. (Foto: IG @kareniknok dengan izin yang bersangkutan)

Viral sebuah unggahan milik akun Instagram @kareniknok yang menceritakan pengalamannya didiagnosis kanker limfoma hodgkin atau kanker kelenjar getah bening, setelah 'iseng' melakukan medical check-up. Sebenarnya bagaimana awalnya?

Melalui media sosialnya, perempuan bernama asli Karen Tirtabudi (32) menceritakan jika dirinya tidak merasakan gejala apapun, baik itu berupa batuk, demam, atau penurunan berat badan yang erat kaitannya dengan kanker.

Ini Beda Vasektomi dan Kebiri Menurut Pakar

Foto: Shutterstock

Salah satu hambatan terbesar pria untuk ikut serta dalam program Keluarga Berencana (KB) pria adalah adanya anggapan bahwa vasektomi sama dengan kebiri. Ketakutan akan kehilangan "kejantanan" atau perubahan fisik akibat kebiri membuat banyak suami enggan menjalani prosedur kontrasepsi ini.

Padahal, secara medis, vasektomi dan kebiri adalah dua hal yang sangat jauh berbeda, baik dari segi prosedur maupun dampaknya bagi tubuh.

Intermitent Fasting Sedang Marak, Pakar Tetap Anjurkan Sarapan

Tubuh paling siap memetabolisme makanan di pagi hari. Foto: Getty Images/AJ_Watt

Tak cuma butuh nutrisi seimbang, pola makan yang baik juga mensyaratkan jadwal makan yang konsisten. Salah satu yang kerap dianjurkan oleh para pakar adalah sarapan atau makan pagi.

"Tubuh paling siap mengolah makanan di pagi hari. Gula darahnya akan cenderung lebih stabil," kata praktisi kesehatan dr Juwalita Surapsari, M.Gizi, SpGK, dalam diskusi di Jakarta Selatan baru-baru ini.