![]() |
| NASA menampilkan asap kebakaran Papua dari satelit NOAA-20. Emisi di wilayah Indonesia diperkirakan melampaui 35 juta ton karbon.Foto: NASA Earth Observatory |
NASA mengungkap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua melalui citra satelit yang memperlihatkan asap tebal menyelimuti bagian selatan Pulau New Guinea. Kekeringan akibat fenomena El NiƱo membuat kawasan tersebut semakin rentan terbakar.
Citra tersebut direkam instrumen VIIRS pada satelit NOAA-20 pada 11 Oktober 2026, kemudian dipublikasikan NASA Earth Observatory pada Kamis (22/10/2026). Gambar itu menunjukkan kondisi saat pengamatan, bukan situasi kebakaran secara langsung hari ini.












