Hagia Sophia

25 September 2026

Kemenkes: 'Super Flu' Terdeteksi di 13 Provinsi, Ini Sebarannya

Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Kementerian Kesehatan RI melalui Laporan Pengawasan Kasus Influenza dan COVID-19 per 19 September (Minggu ke-37) melaporkan situasi terkini kasus influenza di Indonesia.

Data tersebut dikumpulkan melalui pemeriksaan di 13 B/BLKM, sembilan rumah sakit, dan Laboratorium Biologi Kesehatan. Kemenkes menyebut data pada beberapa minggu terakhir masih bersifat sementara sehingga masih dapat berubah.

Pada Minggu ke-36, dari total 185 spesimen yang diperiksa, terdapat 86 spesimen yang positif influenza. Dari jumlah tersebut, 76 merupakan influenza A(H1N1pdm09), delapan influenza A(H3N2), dan dua influenza B(Victoria).

Sementara itu, influenza A(H3N2) subclade K yang kerap disebut sebagai 'Super Flu' telah terdeteksi di 13 provinsi. Berdasarkan data kumulatif sejak Januari 2026, kasus subclade K terbanyak ditemukan di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, masing-masing sebanyak 18 kasus atau sekitar 24 persen dari total kasus yang tercatat.

"Yang digunakan Istilahnya Influenza tipe A(H3N2) subclade K. Data tsb merupakan data kumulatif dari Januari 2026," ucap Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman saat dihubungi detikcom, Selasa (22/9/2026).

Berikut sebaran kasus influenza A(H3N2) subclade K di 13 provinsi berdasarkan data kumulatif sejak Januari 2026:
  1. Jawa Timur: 18 kasus
  2. Kalimantan Selatan: 18 kasus
  3. Jawa Barat: 12 kasus
  4. DKI Jakarta: 11 kasus
  5. Sumatera Selatan: 5 kasus
  6. Sumatera Utara: 3 kasus
  7. Bali: 2 kasus
  8. Nusa Tenggara Timur: 2 kasus
  9. Nusa Tenggara Barat: 1 kasus
  10. Sulawesi Utara: 1 kasus
  11. Jawa Tengah: 1 kasus
  12. Sulawesi Selatan: 1 kasus
  13. DI Yogyakarta: 1 kasus

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Kemenkes RI Ungkap 'Super Flu' Terdeteksi di 13 Provinsi, Ini Sebarannya"