![]() |
| Foto: Ilustrasi Kota Sevilla, Spanyol (Getty Images) |
Menjalani hidup sehat tidak selalu harus dilakukan dengan perubahan besar. Sejumlah kebiasaan sederhana dalam keseharian, mulai dari pola makan hingga cara menghabiskan waktu bersama orang lain, juga dapat berkontribusi terhadap kesehatan.
Spanyol pernah dinobatkan sebagai negara tersehat di dunia. Negara ini memiliki harapan hidup rata-rata 86 tahun.
Di Spanyol, masyarakatnya memiliki sejumlah kebiasaan yang telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Menariknya, beberapa di antaranya berkaitan dengan pola makan, aktivitas fisik, waktu istirahat, hingga kebiasaan bersosialisasi.
7 Kebiasaan Warga Spanyol yang Bikin Sehat
Berikut beberapa kebiasaan sehat warga Spanyol yang bisa ditiru:
1. Minyak Zaitun Menjadi Andalan Masakan
Masakan Spanyol banyak menggunakan minyak zaitun extra virgin, yang menjadi salah satu landasan diet Mediterania tradisional. Dikutip dari laman Times of India, minyak ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan polifenol, senyawa yang terbukti melindungi kesehatan jantung dan mengurangi peradangan.
Berdasarkan tinjauan studi pada tahun 2014 dalam National Library of Medicine, konsumsi minyak zaitun, khususnya extra virgin, dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian pada individu dengan risiko kardiovaskular tinggi.
2. Gaya Hidup Santai
Sebuah studi yang diterbitkan dalam ScienceDirect mengungkap bahwa budaya dengan tempo yang lebih lambat, seperti Spanyol, memiliki tingkat stres yang lebih rendah dan kesejahteraan secara keseluruhan yang lebih baik karena memprioritaskan waktu untuk bersosialisasi dan beristirahat dibandingkan produktivitas yang konstan.
Ritme kehidupan di Spanyol cenderung lebih santai. Waktu makan dinikmati tanpa terburu-buru, sering kali sambil bersosialisasi dan dilakukan bersama. Tradisi siesta atau istirahat singkat di tengah hari, serta kebiasaan makan siang bersama dalam waktu lama, turut menciptakan gaya hidup yang seimbang dengan memberi tubuh kesempatan untuk beristirahat dan membantu mengurangi stres.
3. Budaya Tapas
Bukan hanya soal apa yang dimakan masyarakat Spanyol, tetapi juga bagaimana mereka menikmatinya.
Budaya tapas mendorong variasi makanan, pengaturan porsi, serta kebiasaan makan bersama. Menurut penelitian dari Harvard School of Public Health, makan dalam suasana santai dan bersama orang lain dapat mendorong kebiasaan makan yang lebih bijak serta memberikan dampak positif terhadap metabolisme.
Jadi, makan secara perlahan dan ditemani orang lain menjadi hal yang membantu warga Spanyol mencegah makan berlebihan dan mendukung pencernaan yang lebih baik.
4. Terkena Sinar Matahari
Iklim Spanyol menyediakan vitamin D melimpah yang sangat penting untuk kesehatan tulang, fungsi kekebalan tubuh, dan suasana hati. Paparan sinar matahari setiap hari dan gaya hidup di luar ruangan sudah sangat melekat dalam cara hidup masyarakat Spanyol.
Dikutip dari laman GoodRx, vitamin D bermanfaat untuk berbagai hal, seperti mendukung kesehatan tulang dan otot, mengatur tekanan darah, menjaga otak tetap berfungsi dengan baik, hingga mengatur kadar gula darah. Sinar matahari juga dapat mendukung kesehatan tulang dan membunuh bakteri.
5. Menguatkan Koneksi Sosial
Berinteraksi menjadi kebiasaan sehat di Spanyol. Dari pertemuan di lingkungan sekitar hingga pertemuan di kafe, komunitas menjadi elemen penting dari budaya Spanyol.
Penelitian pada 1.174 orang dewasa lanjut usia di Leganés, Spanyol, pada tahun 2007 dalam National Library of Medicine menemukan bahwa memiliki seseorang yang dipercaya atau menjadi tempat berbagi cerita dikaitkan dengan risiko kematian 25 persen lebih rendah.
6. Merawat Lansia
Menurut penelitian tahun 2025 yang diterbitkan dalam jurnal Lancet, isolasi sosial dikaitkan dengan waktu bertahan hidup yang lebih pendek 69,5 hari. Di Spanyol. budaya hidup antargenerasnya membuat lansia tetap terlibat secara emosional dan aktif secara mental.
7. Ritual Paseo
Paseo adalah jalan-jalan santai di malam hari melalui alun-alun kota atau sepanjang jalan tepi pantai. Dikutip dari laman Medium, di Spanyol, kota-kotanya dibangun untuk pejalan kaki. Lansianya pun berjalan kaki di malam hari.
Rutinitas jalan kaki sendiri dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan. Menurut WHO, berjalan kaki dengan kecepatan sedang saja dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan kematian dini.
Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Patut Ditiru! 7 Kebiasaan Warga Spanyol yang Bikin Sehat"
