Hagia Sophia

04 October 2026

Waspadai Serangan Jantung di Usia Muda, Ini Ciri-cirinya

Foto: Getty Images/Nansan Houn

Masih banyak orang menganggap bahwa penyakit jantung adalah masalah kesehatan yang hanya mengintai kelompok lanjut usia. Di usia 30-an, rasa tidak nyaman di dada sering kali ditepis dan dianggap sekadar maag atau angin duduk.

Sementara rasa lelah kronis disalahkan pada jam kerja yang panjang dan stres.

Padahal, fenomena serangan jantung di usia muda kini makin marak terjadi. Pakar Spesialis Jantung dari EHCC Hospital Jaipur, India, Dr Ajeet Bana, mengungkapkan bahwa beberapa faktor risiko kardiovaskular kini banyak ditemukan pada kelompok usia 30 hingga 40-an.

Mulai dari hipertensi, diabetes, obesitas, dan kolesterol tinggi. Gaya hidup sedentary (kurang bergerak), kebiasaan merokok, tingkat stres tinggi, serta faktor keturunan makin memperbesar risiko tersebut.

"Serangan jantung tidak selalu dimulai dengan nyeri dada yang hebat. Tanda-tandanya bisa sangat samar dan sering kali luput dari perhatian," jelas Dr Ajeet Bana, dikutip dari Times of India.

Lantas, apa saja gejala yang perlu diwaspadai di usia muda? Berikut 7 cirinya:

1. Rasa Tak Nyaman di Dada yang Tak Biasa
Tidak selalu berupa nyeri hebat, ketidaknyamanan pada jantung bisa terasa seperti dada ditekan, terasa berat, terikat, diremas, atau sensasi panas terbakar (heartburn). Sensasi ini bisa muncul saat beraktivitas, mereda saat istirahat, atau datang dan pergi.

2. Gampang Sesak Napas Saat Beraktivitas
Jika aktivitas ringan yang biasanya terasa mudah, seperti naik tangga atau jalan cepat, tiba-tiba membuat napas terengah-engah secara tidak wajar, hal ini patut dicurigai. Terlebih jika sesak napas muncul persisten dan disertai pusing atau lelah hebat.

3. Nyeri Menjalar ke Lengan hingga Rahang
Gejala gangguan jantung sering kali meluas ke area tubuh lain. Tak sedikit pasien yang merasakan tekanan atau nyeri yang menjalar ke salah satu atau kedua lengan, bahu, punggung atas, leher, hingga rahang. Gejala ini kerap keliru dianggap sebagai nyeri otot biasa.

4. Keringat Dingin Tiba-tiba
Mendadak keluar keringat dingin padahal tidak sedang melakukan aktivitas fisik berat adalah sinyal bahaya. Jika keringat dingin muncul bersamaan dengan mual, lemas, atau dada terasa berat, segeralah mencari bantuan medis.

5. Mual yang Mirip Gejala Asam Lambung
Karena penyakit maag sangat umum, ketidaknyamanan di dada atau perut bagian atas sering dianggap gangguan pencernaan. Namun, mual, muntah, atau rasa begah mirip maag juga bisa menandakan serangan jantung-terutama jika timbul bersamaan dengan sesak napas atau keringat dingin.

6. Kelelahan Ekstrem yang Mengganggu Rutinitas
Wajar jika tubuh merasa lelah setelah beraktivitas seharian. Namun, patut diwaspadai jika terjadi penurunan stamina yang drastis secara mendadak. Misalnya, mendadak butuh banyak istirahat saat berjalan santai atau tak sanggup lagi menaiki tangga yang biasanya dilalui dengan mudah.

7. Pusing, Lemas Mendadak, atau Pingsan
Meski pusing atau lemas bisa disebabkan oleh dehidrasi dan gula darah rendah, kondisi pingsan (syncope) atau pusing berulang saat beraktivitas tidak boleh diabaikan, terutama jika disertai detak jantung yang tidak teratur.

Dr Bana mengingatkan agar tidak ragu melakukan pemeriksaan (check-up) kesehatan secara rutin meski merasa masih muda dan tampak sehat dari luar.

"Tanyakan pada diri sendiri: Apakah gejala ini baru, tidak biasa, atau berbeda dari yang biasanya saya rasakan? Deteksi dini dan penanganan medis yang cepat dapat menjadi pembeda antara hidup dan mati," tegasnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ciri-ciri Serangan Jantung di Usia 30-an, Banyak yang Sering Kira Cuma Aslam"