Hagia Sophia

03 October 2026

Benarkah Influenza A Lebih Sakit dan Berat? Kemenkes Buka Suara

Ilustrasi (Foto: Getty Images/nopparit)

Sejumlah warga mengeluhkan gejala Influenza A yang dirasakan lebih berat dibandingkan 'flu biasa' atau selesma yang biasanya mereka alami. Gejala seperti badan linu hingga demam tinggi.

"Emg rasa linu2 nya luar biasa,, tahun lalu aq jg sakit ini,, kmren jg,, Alhamdulillah udh sembuh," tulis akun @ely*** dikutip dari Threads, Selasa (29/9/2026).

"Influenza a sejak kamis. Ganas juga ini virus," tulis akun lain.

"Jujuuuurr bru kli ini gw kena dan seeeelemah ituuu. Demam naik turun yg bikin parah si lemeeessss bgttt buat bngun aja gkuatt, kepala sakit bgtt kaya dipentung, badan kaya digebukiin sendi ngilu2 smua kaya covid rasanya," tulis lainnya.

Ditanya mengenai hal ini, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Andi Saguni mengatakan bahwa pihaknya belum bisa menyimpulkan terkait fenomena ini.

"Kami tidak dapat menyimpulkan bahwa influenza A saat ini lebih berat hanya karena berdasarkan pengalaman atau keluhan masyarakat. Jadi yang lebih penting adalah melihat data surveilans, termasuk kasus berat, rawat inap, dan kematiannya," kata Andi dalam konferensi pers daring, Selasa (29/9/2026).

Andi menambahkan bahwa untuk Influenza A H3N2 Subclade K yang sempat menjadi perhatian tidak ditemukan tingkat keparahan penyakit.

"Kementerian kesehatan berdasarkan penilaian WHO dan data epidemiologi yang tersedia tidak menemukan peningkatan tingkat keparahan penyakit," katanya.

"Masyarakat tetap harus waspada, terutama kelompok berisiko seperti balita, ibu hamil, (orang dengan) komorbid, lansia, dan immunocompromised dan sebagainya," tutupnya.

























Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Ramai Warga Ngeluh Influenza A Lebih Sakit dan Berat, Kemenkes Buka Suara"